' '
| | 3.428 kali dibaca

Ini Bukti Kehadiran Ketua KPK Tak Merubah Perilaku Korup Pejabat Kepri

Inilah mobil dinas pejabat Pemprov Kepri yang masih berkeliaran diluar jam dinas.

Indara Jaya, sekjen LSM Lidik Kepri menunjuk mobil dinas pejabat Pemprov Kepri yang masih berkeliaran diluar jam dinas, Kamis (27/11) pukul 22 56 Wib.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kehadiran ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad di ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tanjungpinang. Terbukti tidak mengubah perilaku “korup” para pejabat Pemrov Kepri. Buktinya, Kamis (27/11) sebuah mobil dinas (mobdin) masih terlihat di lokasi Pujasera Akau Potong Lembu hingga pukul 23 15 Wib alias diluar jam kerja (dinas,red). Padahal, baru beberapa jam yang lalu, Abraham Samad menyambangi kantor Gubernur Kepri, H M Sani guna Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi.

Ironisnya, dipenghujung jabatan, H Muhamad Sani sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri) sejumlah Pejabat di lingkungnganya memakai, Mobil Dinas (Mobdin), terkesan tidak peduli disiplin, sehingga mobil dinas tersebut bebas dipakai jalan-jalan hingga tengah malam.
Hal ini terlihat ketika awak media ini melintasi jalan Potong Lembu Kamiss (27/11) sekitar pukul 23 15 Wib. Sebuah mobil Suzuki Ertga warna hitam dengan plat merah, Nomor Polisi (NoPol) BP 1259 A terparkir di pinggir jalan Potong Lembu, tepatnya didepan Kedai Kopi Sumber Rasa, samping, Mesjid Al-Muhajirin Potong Lembu Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang.
Padahal seharusnya kendaraan yang dibeli dari duit rakyat Kepri itu dipergunakan untuk keperluan kerja dan dinas dilingkungan pemerintah. Tapi, malah dipakai bebas untuk enjoy, jalan-jalan hingga tengah malam.

Nongkrongnya mobil dinas ini mendapat perhatian masyarakat, salah satunya Sekretaris LSM Lidik Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri), Indra Jaya.
Melihat hal ini, sekretaris LSM Lidik Perwakilan Kepri, Indra Jaya, langsung membawa awak media ini ke tempat parkir modin tersebut dan langsung menunjuk mobil Plat merah itu.”Ini mobil dinas kok bisa bebas dipakai hingga tengah malam ?.”heran Indra Jaya, yang akrab dipanggil Indra.
Kemudian lanjut Indra.”Seharunya mobdin ini dipakai untuk keperluan dinas, bukan dipakai untuk pribadi atau keluarga. Karena, mobil ini milik rakyat, mulai dari bahan bakar hingg kerusakan dibiayai oleh uang rakyat. Jika mau bergaya atau enjoy, pakai mobil pribadi dong, jangan pakai mobil rakyat. Memanya mobil ini milik nenek buyutnya, enak saja memakai fasilitas Negara.”kesal Indra.
Indra meminta kepada Gubernur Kepri H M Sani memberi teguran pada pejabat yang suka menyalahgunakan fasilitas negara. Salah satunya “keluyuran” membawa mobil dinas ditengah malam.”Karena, jika dibiarkan, maka wibawa pak Gubernur hilang di muka masyarakat. Jangankan untuk mendisiplin masyarakat, mendisplinkan anak buahnya saja tak mampu. Apa pak Gubernur tak disiplin, apa pejabatnya yang tidak disiplin.”terang Indra.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 28 Nov 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

2 Comments for “Ini Bukti Kehadiran Ketua KPK Tak Merubah Perilaku Korup Pejabat Kepri”

  1. terlalu belebeh la…kitekan tak tau mobil tu dipakai utk ape dan ngape parkir kat situ.. mngkn je yg pakai mobil tu singgah utk mkn skejap.. tau dr mn org yg pakai mbil ni lg enjoy kat akaw.. mn tau die baru blk dr keperluan kantor yg mmg tugas sampai mlm… setitik hal buruk dr pemerintahan slau digembar gemborkan.. tak smue dipemerintahan tu buruk way.. ade jg yg kerje sampai larut..bahkan libur pun ttp kerje.. jd jgn disalahkan klo mbil dinas tu sering kluar atau parkir dmane saje diluar jam dinas.. cek dl kebenarannye (“,)

  2. Setia LIDIK

    Sdre R. Hafiz tak ade yg blebih disitu, tim Lidik meihat dgn mate kpale sendiri die duduk and enjoy di akau potong lembu. Jgn gunakan fasilitas negara tu, BBM dah naik nanti anggran tambah besar. Berhemat dn berpada padalah.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek