'
| | 2.403 kali dibaca

Ingin Sampaikan Kabar Duka, Dandi Malah Terjaring Razia

Di Pos Satlantas inilah Dandi terjaring razia karena lupa memakai helm.

Di Pos Satlantas inilah Dandi terjaring razia karena lupa memakai helm.

Bintan,Radar Kepri-Sehubungan adanya razia kelengkapan pengendara motor dari sejakl 01 Februari 2016 hingga 21 Februari yang digelar di kilometer 16 arah Tanjung Uban, tepatnya lintas barat, Rabu (02/03) mendapat keluhan warga, karena tanpa toleransi.

Dandi seorang terjaring razia motor di kilometer16 mengatakan motornya ditahan pihak Satlantas karena dia tidak memakai helm. Dandi bukan sengaja tak pakai helm, namun lupa dan sedang sedih serta ingin memberi tahu kepada kakeknya yang rumahnya hanya sekitar jarak 1 kilometer. Dandi ingin menyampaikan kabar duka ke kakeknya, bahwa ada saudara yang meninggal di Kilometer 2.

Tanpa ada timbang rasa, menurut Dandi, salah soerang petugas bernama Yodi  dari Satlantas Polres Bintan ini menangkap dan menahan motor Dandi, ditilang. Karena motor nya ditahan, Dandi terpaksa berjalan kaki menuju rumah hendak memberi tahu ibunya. Namun sang ibu kaget melihat motor anaknya ditahan.

Ibu Dandi pergi menjumpai Yodi, namun Yodi mengatakan.”Jika ingin ambil motor harus bayar surat tilang atau dendanya 150 ribu.Jika tidak dibayar, pergi saja ke pengadilan nanti mengambil motornya.”ucap Yodi kepada orang tua Dandi.

 Diwaktu yang berbeda awak media ini mendapatkan informasi disinyalir adanya niat penghentian kasus yang disering disebut 86 di Pos penjagaan Satlantas di kilometer 16 ini. Media mengkonfirmasi Yodi terkait razia rutin yang dilakukan, berapa banyak yang terjaring pada saat ini. Yodi enggan menjawab dan hanya berbelit-belit menjelaskan.

Sehingga wajar timbul kesan ketidakadilan terjadi. Pantauan radarkepri.com dilokasi tersebut terliha anak sekolah tanpak memakai helm dibiarkan dan hanya dilihat saja. Padahal awak media ini sempat melayangkan sebuah pertanyaan terkait anak sekolah yang lewat tersebut, Yodi dengan enteng mengatakan.”Itu anak tentara, nanti kalau ditangkap bapaknya dating.”ucap Yodi pada RadarKepri.com.

Hingga berita ini dimuat media ini belum berhasil mengkonfirmasi Kasat Lantas Polres Bintan maupun Kapolres Bintan terkait adanya anggotanya tebang pilih dalam melaksanakan tugas negara.(akok)

Ditulis Oleh Pada Rab 02 Mar 2016. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek