| | 709 kali dibaca

Ilegal Loging di Hutan Lindung Batam Dibeking Aparat

Burhan Pasaribu.

Burhan Pasaribu.

Batam, Radar Kepri-Terkait rusaknya adanya penebangan hutan lidung di kota Batam, di antaranya hutan lindung bukit Mansang, mukakuning,  hutan serapan air Dam Tembesi. Sebagai mana diberitakan oleh media ini beberapa waktu yang lalu. Ternyata  di tanggapi oleh dinas KP2K kota Batam, melalui Kabag yang membidangi Kehutanan, Burhan Pasaribu.

Dijumpai Radar Kepri diruangan kerjanya, sewaktu dikomfirmasi, Senin (10/02) lalu menyebutkan.”Beberapa hasil penebangan kayu illegal itu sudah kami sita.”kata Burhan.

Namun karena kekurangan tenaga dinas yang ada yang membidangi kehutanan.”Dulu kami mempunyai 3 orang Polisi kehutanan (Polhut), namun dari tiga Polhut yang ada tersebut. Kini sudah dua orang yang pensiun, satu orang sudah masuk kebagian  jabatan sektoral dinas ini. Maka dari pada itu, harap dimaklumi kalau kerja kami belum maksimal.”ujarnya.

Terkait pengrusakan hutan yang di temukan di kota Batam ini.”Kita sering berbenturan dengan oknum-oknum satuan tugas aparat-aparat. Ini tidak bisa kita pungkiri.”sebut Burhan Pasaribu.

Masih menurut Burhan.”Anak buah saya, pernah diancam mau dihabisi oleh oknum-oknum aparat pelaku pembalakan lair tersebut. Ini terjadi sewaktu mereka mengamakan barang bukti kayu hasil penebangan liar tersebut. Sudah di naikan oleh anak buah saya, namun tiba-tiba oknum aparat tadi datang mengamuk, minta kayu tersebut diturunkan. Kalau tak, dia akan habisi anak buah saya. Kalau kamu ingin selamat turunkan kayu ini.”kenang Burhan Pasaribu mengulangi ancaman yang disampaikan oknum aparat pada anak buahnya itu.

Bahkan, lanjut Burhan.”Anak buah saya ada yang kena bogem oleh oknum aparat pelaku legal loging tersebut. Seharusnya semua pihak sama-sama menjaga kelestrian hutan lindung di kota Batam dan saling menghargai kerja satuan dinas masing- masing. Bukan saling merusak dan menyakiti, coba bayangkan kalau hutan di Batam ini punah, apa kita ini tidak kekeringan, longsor dan banjir akibat hutan gundul. Karena Batam ini tidak mempunyai sumber air, kita berharap air dari hujan semata.”terangnya.

Pihaknya akan memberdayakan masyarakat untuk kerja sama dengan dinas kehutanan agar sama-sama menjaga hutan dari aksi illegal loging.”Dan memberdayakan Satpol PP yang akan direkrut oleh Dinas kehutan untuk memaksimalkan penjagaan  hutanan  lindung Batam dari pengurusakan yang dilakukan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.”tutupnya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Jum 14 Feb 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda