'
| | 1.088 kali dibaca

Humas Pemkab Anambas Nilai Telkomsel Tak Punya Etika

Ody Karyadi, Humas Pemkab Anambas.

Ody Karyadi, Humas Pemkab Anambas.

Terempa, Radar Kepri-Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ody Karyadi tak kuasa menahan emosi, karena perusahaan provider Telkomsel kerap melakukan aktifitas di Kabupaten perbatasan ini tanpa koordinasi dengan pihaknya.

Menurut Ody sapaan akrab Ody Karyadi, kejadian tersebut tidak seharusnya dilakukan oleh perusahaan sebesar Telkomsel.”Sesuai etika, sudah seharusnya Telkomsel melakukan koordinasi dengan pemkab Anambas, melalui Diskominfo ketika ingin melakukan aktifitas di area Kabupaten termuda di Kepri ini.”kesal Ody.

Dikatakan Ody.”Hal seperti itu sebenarnya harusnya tidak dilakukan oleh perusahaan se-bonafit Telkomsel. Kita berharap, mereka koordinasi dengan kami, jangan main nyelonong saja. Memangnya daerah kita ini tidak bertuan.”tegas Ody saat di jumpai Radar Kepri di ruang kerjanya.

Kejadian tersebut (kegiatan tanpa koordinasi,red) ala Telkomsel ini menurut Ody tidak hanya terjadi sekali dua kali saja. Dirinya menyebutkan, Telkomsel sering melakukan kegiatan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Diskominfo Anambas. Selain itu Ody juga mengaku cukup tersinggung ketika mendengar kabar Tower Telkomsel yang berada di Pulau Bawah sudah aktif.

Padahal hingga kini tidak ada pemberitahuan dari pihak Telkomsel kepada Diskominfo Anambas.”Saya merasa aneh, di daerah saya, tapi saya sendiri tidak tahu ada orang membangun. Saya baru tahu kalau Telkomsel di Pulau Bawah ternyata sudah aktif. Lucu gak?, masa tak ada koordinasi dengan kita ?.Mereka anggap apa Pemerintah Daerah ini?” jelasnya kesal.

Ody menegaskan aktifitas tanpa izin pemerintah daerah tidak boleh dilakukan, biarpun pihak Telkomsel mengaku telah mengantongi izin dari Kementrian Kominfo RI.“Sering tuh, mereka survey-survey. Itu tak boleh, harusnya dia ke kita dulu. Walaupun mereka mengantongi izin Kementrian, harus datang kesini minta izin. Kalau di Anambas ini-kan ada Pemda dan Dinas yang terkait menangani bidang tersebut, apa salahnya mereka datang hanya sekedar say hello,” ujarnya lagi.

Padahal dengan berkoordinasi, menurutnya Pemkab Anambas bisa memberikan kemudahan-kemudahan kepada Telkomsel dalam melakukan aktifitasnya di Anambas. Kerjasama yang baik diharapkan bisa memberikan dampak positif dan memperlancar program-pprogram yang dilakukan pihak swasta tersebut. Dirinya tidak ingin mengulang beberapa kejadian, dimana pihak Telkomsel baru sibuk menemui Diskominfo ketika sudah muncul masalah dari kegiatan yang dilakukannya di daerah perbataasan ini.

Ody mengaku sangat keberatan jika pihaknya baru dilibatkan ketika ada masalah. Sebagai contoh, Ody memaparkan kejadian saat Telkomsel baru menemui Diskominfo Anambas, ketika pihak perusahaan provider Telekomunikasi ini menemui sejumlah masalah terkait lahan. Ody menilai, jika sejak awal Telkomsel berkoordinasi dengan Diskominfo, masalah tersebut tidak perlu terjadi.”Kami tidak mau menghambat. Kita ingin semua program yang berjalan di Anambas berjalan dengan lancar. Koordinasi penting sekali untuk mendukung hal tersebut. Jangan sudah ada masalah baru datang ke kami, itu yang kami tidak terima,”terang Odi.

Ody mengaku sudah beberapa kali mencoba mempertanyakan perihal kurangnya koordinasi Telkomsel ke Kantor Telkomsel di Batam. Namun bukannya menerima jawaban yang memuaskan, pihak Telkomsel Batam memilih untuk tidak menjawab pertanyaan Ody. Bahkan Ody mengaku hingga kini pihaknya belum pernah bertemu dengan pihak Telkomsel, kecuali yang menangani program BP3TI.

Padahal menurutnya banyak hal yang harus dikoordinasikan dengan perusahaan Telekomunikasi tersebut. “Saya sudah berapa kali komplain dengan Telkomsel. Saya cari nomor telepon yang bisa dihubungi. Tapi setelah saya konfirmasi ke mereka, tidak ada coment apapun dari Telkomsel Batam. Hingga kini yang rajin koordinasi dengan kita hanya yang ngurusin program BP3TI. Sementara managemen mereka yang mengurusi program reguler tidak pernah ketemu. Padahal banyak hal yang harus dikoordinasikan, seperti misalnya 3G yang arah Selatan yang tidak maksimal hingga hari ini.”beber Ody.

Titik 3G sektor arah pusat, sektor Terempa yang berada di Kota itu adalah titik terbesar kota Terempa tapi untuk jaringan 3G-nya tidak aktif.”Seharusnya yang di aktif di daerah perkotaan Terempa dimana arah kantor Bupati ada titik kota justru yang aktif di daerah Desa Paiklaman yang aktif.”jelas Ody. Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menghubungi pihak Telkomsel Regional Batam yang terkesan menyepelekan Pemkab Anambas tersebut.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Kam 28 Agu 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda