'
| | 841 kali dibaca

Harga Kebutuhan Masyarakat Masih Normal

Kegiatan Jual beli di pasar dabo.

Kegiatan Jual beli di pasar Dabosingkep masih normal.

Dabosingkep, Radar Kepri-Memasuki bulan Ramadhan 1434 H, harga bahan pokok kebutuhan masyarakat masih relatif stabil, daya beli masyarakat-pun masih normal. Dari penelusuran yang dilakukan Radar Kepri di beberapa pedagang pasar Dabo, hampir keseluruhan harga kebutuhan masyarakat belum ada kenaikan,
Walau biasanya setiap menyambut bulan suci Ramadhan, selalu naik namun tidak untuk tahun ini. Meskipun harga BBM sudah naik namun nampaknya belum berpengaruh terhadap harga kebutuhan masyarakat.
Seorang pedagang yang dijumpai media ini mengatakan.“Untuk saat ini, belum ada harga bahan pokok kita naik-kan, memang menjelang bulan puasa harga kebutuhan nasyarakat sempat naik walau tidak signifikan. Sekarang ini sudah normal, bahkan ada yang diantaranya turun. Bahan kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa yang naik cukup tajam terjadi pada cabe rawit, dengan harga Rp 65 ribu/kilonya, saat ini cabe rawit kembali normal Rp40 ribu/kilonya.”ujar seorang pedagang yang enggan namanya disebutkan. Jum’at (12/07).
Hal yang sama juga terjadi pada harga sayur, dipasar sayur Dabo belun ada kenaikan, meskipun untuk mencukupi kebutuhan sayur manyur di Dabo, sebagian pedagang sayur di dabo mendatangkannya dari daerah luar, seperti dari Jambi dan Tanjungpinang.”Kita berharap harga kebutuhan masyarakat tidak mengalami kinaikan yang berarti, sebagai pedagaang kita juga kasian terhadap masyarakat yang kurang mampu, apabila harga kebutuhan naiknya hingga tak terkontrol lagi, sebab sebagai orang perepuan saya mengetahui gimana sulitnya menghadapi lebaran, yang segala sesuatunya harus disiapkan.”ucap perempuan paruh baya ditempat jualan sayurnya.
Benerapa pedagang saat di tanya mengenai harga kebutuhan sehari-hari masyarakat yang masih relatif stabil mengatakan, mereka masih menjual barang stok lama.(puspandito)

Ditulis Oleh Pada Jum 12 Jul 2013. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda