'
| | 928 kali dibaca

Harga Bensi Masih Rp 20 Perbotol di Anambas

Ardan, camat Siantan Selatan

Ardan, camat Siantan Selatan

Terempa, Radar Kepri-Banyaknya pengecer BBM ilegal di Kabupaten Anambas, ternyata tidak membuat harganya rendah. Justru sebaliknya, para pengecer ini “kompak” menaikan, idealnya Rp 13 ribu perbotol menjadi Rp 20 ribu perbotolonya. Hal tersebut membuat, Ardan, Camat Siantan akan bergerak menelusuri dari mana pengecer ilegal tersebut mendapatkan bensin sehingga membuat harga perbotolnya melambung tinggi.
Ardan, Camat Siantan saat di jumpai radarkepri.com di ruang kerjanya menjelaskan.”Camat punya hak mencabut izin pengecer yang bandel, adanya pengecer ilegal menimbun banyak minyak dengan harga mahal dan menjual kepada warga dengan harga tinggi. Ada pengecer ilegal yang menjual bensin di gang-gang dan kita akan menelusuri dari mana asal minyak tersebut. Saat BBM mulai langka para pengecer ilegal ini yang sudah menimbun banyak bensin, mulai dijual saat BBM sulit untuk di dapatkan dan pengecer ilegal ini menjual dengan harga mahal sampai dengan harga Rp 20 ribu perbotolnya.”jelasnya.
Masih Ardan.”Warga yang membutuhkan bensin, mau tidak mau membeli bensin dengan harga mahal daripada motor mereka tidak jalan. Karena di Anambas ini kebanyakan warga menggunakan sepeda motor, jadi warga tetap membeli BBM jenis premium dengan harga tinggi. Kita juga tidak melarang para pengecer ilegal menjual bensin yang mahal, karena mereka juga mencari makan, tapi kita akan telusuri dimana pengecer ilegal itu membeli BBM sehingga pengecer bisa memiliki stok bensin dan menjual dengan harga mahal.”terangnya.
Di lain pihak Camat juga mengatakan, sampai sejauh ini pihak Ekonomi belum memanggil terkait edaran penurunan harga BBM di Anambas. Kalaupun pihak Ekonomi dimana Eka Saputra selaku koordinator BBM Kabupaten Anambas, kalau sudah ada edaran dari Asisten II dan surat edaran dari Bupati.”Kita juga langsung memberi surat edaran tersebut kepada Lurah dan memberikan kepada pengecer BBM,untuk Kecamatan Palmatak dan Kecamatan Jemaja juga menyesuaikan terkait penurunan Harga BBM.”ujarnya.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Rab 21 Jan 2015. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda