| | 759 kali dibaca

Hanya Di Natuna, Kepsek Dilantik Tanpa Sertifikasi

Marka, Kadisdik Natuna.

Natuna, Radar Kepri.-Pasca pelantikan 83 orang kepala sekolah TK, SD dan SMP oleh Bupati Natuna Drs. H Hamid Rizal, pada Senin, (31/07) lalu masih ada meninggalkan kesan kabar yang kurang baik.

Hal tersebut, saat ini menjadi viral perbincangan masyarakat di warung warung kopi di wilayah natuna. ada isu isu yang tidak sedap mengabarkan, bahwa pelantikan tersebut banyak mengandung unsur kepentingan, bahkan kabar yang sangat menyedihkan lagi, ada yang sudah diundang dan hadir pada acara tersebut, tetapi batal dilantik karena posisinya sudah diganti dengan orang lain tanpa di ketahui pihak Dinas Pendidikan.

Selain itu, juga ada kabar yang beredar keputusan penentu kepsek yang akan dilantik ada intervensi pihak lain diluar dinas pendidikan.

Sehingga pelantikan 83 kepsek itu masyarakat menilai, telah mengangkangi Peraturan Mentri Pendidikan Nasional nomor 13 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasyah. Pasal 1 ayat 1 menjelaskan bahwa untuk diangkat sebagai kepala sekolah/madrasyah diwajibkan memenuhi standar yang berlaku secara Nasional. Yang salah satunya kepala sekolah harus memiliki sertifikat cakep.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga Kabupaten Natuna Marka, Dj. S.Pd. Membantah keras tudingan isu masyarakat tersebut.

“Itu tidak benar, memang ada beberapa Kepsek yang belum memiliki serfikat cakep, tetapi menurut kami mereka itu sudah layak sesuai pangkat dan golongannya untuk dilantik sebagai kepala sekolah. Yang tau anak saya, ya saya sendirilah. “Ucap Marka, kepada media ini Jumat, (04/08) di ruangan kerjanya di Kantor Dinas Pendidikan Bukit Arai.

Selain itu terkait ada kabar beberapa calon kepala sekolah yang tidak jadi dilantik, Marka sambil buru buru meninggalkan ruangannya dengan alasan akan menghadiri rapat di ruangan Kantor Bupati Bukir Arai mengatakan, “Maaf ya saya mau buru buru ni mau hadiri rapat di Kantor Bupati, terkait yang batal dilantik Itu ada masalah di digolongan mereka. Mereka itu bergelar Ama. Pd. Itu makanya mereka tidak jadi kita lantik, untuk lebih jelas silakan bapak jumpai kesekretaris saya Pak Tabrani,”saran Marka.

Suasana pelantika Kepsek oleh Bupati Natuna.0

Tabrani, kepada sejumlah wartawan, juga membenarkan, adanya kepsek yang baru dilantik belum memiliki sertifikat kelayakan sebagai kepala sekolah cakep. sesuai standar ketentuan nasional, Tetapi menurut Tabrani.”Semua kepsek yang dilantik sudah layak menjabat sebagai kepala sekolah, bagi yang belum cakep mereka harus segera mengikuti cakep. Di Kabupaten Natuna belum bisa kita berpedoman kepada aturan tersebut, karena kalau kita bandingkan, banyak sekolah dari pada yang cakepnya.”terang Tabrani.

Terkait banyak Mantan Kepsek yang sudah cakep tidak dilantik, Tabrani mengatakan,” Itu saya tidak berani jawab. Bukan kapitas saya untuk jawab itu. Silakan ke pak Kadis saja “Tegas Tabrani dengan wajah sedikit gregetan.

Terkait hal tersebut, Masyarakat Natuna menilai.”Kalau memang ada permainan kepentingan dalam penetapan dan pelantikan kepala sekolah kemaren, itu sangat perbuatan yang sangat memalukan. Karena akan berdampak kepada mutu dan kualitas pendidikan natuna kedepan. Untuk saat ini saja susah mendapat nilai terendah di Kepri, tambah lagi dengan kejadian ini saya kuatir mutu pendidikan natuna akan semakin ambruk dengan kepemimpinan pak Marka ini.”Kata Adi warga Ranai itu.

Masih Adi, kalau ini memang bena, itu tidak bisa di biarkan.”Saya selaku masyarakat natuna yang peduli dengan pendidikan, meminta Dewan Komisi I bidang pendidikan, agar segera menindak lanjuti permasalahan ini.”pungkasnya.(herman)

Ditulis Oleh Pada Sab 05 Agu 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek