'
| | 848 kali dibaca

H M Sani Diminta Tinjau Ulang Posisi Edi Rofiano

Jn, bocah penjual koran di simpang Pamedan.

Jn, bocah penjual koran di simpang Pamedan menjadi salah satu bukti gagalnya Edi Rofiano menjabar Kadis Dinsos Kepri, foto diambil Rabu (14/05).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri) H Muhamad Sani di minta meninjau ulang Surat Keputusan (SK) Kadinsosnaker Kepri yang dijabat oleh Drs Edi Rofiano. Karena selama menjabat kadis belum memperlihatkan kinerjanya yang positif terhadap masyarakat Kepri. Buktinya, sampai hari ini gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak yang terlantar, semakin marak di Kepri terutama Tanjungpinang.

Hal ini terlihat ketika awak media ini, melakukan investigasi di dalam kota Tanjungpinang, Rabu (14/05), terlihat di sejumlah titik simpang masih banyak bocah yang seharusnya menimba ilmu di bangku sekolah dan bermain seperti layaknya anak-anak yang lain. Malah rela berjemur dibawah teriknya matahari dan berembun dimalam hari demi mendapatkan sesuap nasi.

JN (13) warga Tanjung Unggat kota Tanjungpinang ketika dijumpai Radar Kepri Rabu (14/05) di bundaran Pamedan Jl A Yani kilometer 4 Tanjungpinang, terkait dengan pekerjaanya dengan berjualan sebuah Koran terbitan Batam, mengatakan.”Saya terpaksa berjualan koran pak, karena orang tua saya sudah lama di Malaysia dan bapak saya sudah meninggal.”leluh tunas bangsa itu.

Kemudian ketika ditanya di Tanjungpinang tinggal di mana, JN menjelaskan.”Saya di sini tinggal di tanjung Ungat pak. Saya tidak punya rumah, terkadang saya numpang di rumah kawan saya. Terkadang saya tidur di atas meja orang jualan di pasar. Saya tidak sekolah dan uang saya dapat per-harinya cukup makan saja paling saya dapat Rp 30 ribu dan Rp 40 ribu saja.”katanya.

Anehnya, meski-pun bocah di bawah umur dan gelandangan serta pengemis marak di Kepri umumnya di kota Tanjungpinang, pihak Dinsosnaker Kepri masih tutup mata. Entah kemana raibnya belasan miliar rupiah dana yang dikucurkan Pemrov Kepri tersebut.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Provinsi Kepri, Edi Rofiano hingga berita ini diunggah belum berhasil dijumpai untuk konfirmasi.. Pesan singkat yang dikirim media via ponselnya juga belum dibalas, padahal pesan menyatakan terkirim(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 14 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda