| | 646 kali dibaca

Guru dan Wali Murid MAN Gelar Musyawarah

*Bahas Pengelolaan Dana Baguss

Musyawarah pengelolaan dana Baguss

Musyawarah pengelolaan dana Baguss oleh wali murid dan guru

Natuna, Radar Kepri-Madrasyah Aliah Negeri  (MAN) Ranai, Juma’at pukul 08:30 WIB. Melakukan musyawarah dengan orang tua wali siswa sekolah tersebut.Pertemuan yang dihadiri oleh ratusan orang tua siswa itu,  membahas pengelolaan  uang  Bantuan Gratis Utuk Siswa Sekolah (BAGUSS) oleh Pemda Kabupaten Natuna di Tahun Anggaran (TA) 2012 silam dibagiakan  langsung kepada siswa atau dikelola oleh guru sekolah ketua kelas .
Dalam musyawarah  antaran Ketua Komite, Guru, dan Wali Siswa  itu, sepakat  dana yang per-siswanya  mendapat Rp 580 ribu itu. Dikelola oleh Guru. Siswa hanya tinggal melaporkan saja terhadap apa kebutuhan sekolahya  sesuai dengan uang nya yang ada pada gurutersebut.
Kepala Madrasah Aliang Negeri (MAN) Dra. Astuty mengharapkan dana tersebut benar-benar digunakan untuk keperluan sekolah. Selain itu, Astuty juga  mengimformasikan kepada seluruh undangan wali siswa, “Ditahun 2012 lalu, Alhamdullilah sekolah kita banyak mendapat bantuan dari Daerah, Propinsi, dan  Pusat. Perehaban teras Moshola  dan paving blok halaman sekolah bantuan dari Propinsi, Rehab asrama siswa di bagian dalam dan Pembangunan Pos Penjagaan dari bantuan  Pemda Natuna, Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Alat-alat Laboratorium  bantuan dari  Dana DAK Anggaran APBN Pusat.”Jelas  Astuty.
Selain itu, Astuty juga menghimbau kepada seluru wali siswa, agar lebih tegas dalam mengawasi langkah-langkah anak-anak di luar waktu sekolah. Agar anak-anak kita terhindar  dari pengaruh pergaulan bebas, yang  akan bisa menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan.” Mari kita sama menjaga nama baik sekolah kita ini, jangan sampai terjadi hal-hal seperti  di sekolah-sekolah lain. Kecolongan  sebelum selesai tamat sekolah.”jelasnya.
Astuty juga menyampaikan, terhadap  anak-anak siswa MAN yang tidak mau mematuhi  aturan guru disekolah terhadap sholat berjamaah di waktu Zuhur. Pihak sekolah akan memberikan saksi  sesuai aturan di sekolah kepada siswa tersebut.
Drs.H. Masjad, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, yang juga selaku wali siswa menyarankan untuk menegakkan sholat berjamah dan menghindari kecolongan dari pergaulan bebas tersebut. Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengontrol keseharian anak. Guru juga diharapkan disiplin dalam waktu ketika melakukan pelajaran tambahan sore.”Sering saya lihat anak-anak pulang tidak teratur, gara-gara guru yang lambat datang kesekolah. Ukuran pulang jam 4, jadi pulang jam 5. Ini juga sangat memberi peluang bagi siswa  dalam bermain, apalagi bagi rumanya yang jauh.”Tegas Masjad.
Saran Masjad di terima oleh para guru.” Insya Allah pak, nanti akan kami evaluasi.”Jawab Astuty.(herman)

Ditulis Oleh Pada Ming 10 Feb 2013. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek