' '
| | 67 kali dibaca

Gubernur Resmikan Vihara Patung 1000

Tanjungpinang, Radar Kepri – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun Resmikan Vihara Ksitigarbha Budhisattva atau biasa di sebut dengan Vihara Patung 1000 pada Jum’at (10/2) bertempat di Jl. Nusantara Km.14 kijang kota, Tanjungpinang.

Dalam sambutannya Nurdin mengatakan bahwa vihara yang diresmikan ini diharapkan mampu menjadi pembangkit potensi pariwisata di Kepulauan Riau. Ini adalah ciri dari masyarkat Kepri dengan keberagaman budayanya menjadikan destinasi kunjungan wisata maupun tempat beribadah.

“Keberagaman ini menjadikan banyak pilihan lokasi wisata untuk wisatawan, hal itu tentu akan membuat kota Tanjungpinang dan Kepri umumnya dapat dikenal masyarakat luas,” kata Nurdin.

Ditambahkan Nurdin bahwa selain potensi wisata meningkat tentu sejalan dengan meningkatnya pendapatan daerah, maka dukungan semua pihak sangat dibutuhkan dalam membangun daerah.

Wihara Ksitigarbha Bodhisattva ini memiliki sekitar 500 patung murid budha atau biasa di sebut arahat. Arahat adalah orang yang sudah mencapai tingkat kesucian tertinggi untuk mengikuti agama budha. Inspirasi pembuatan patung patung sendiri berasal dari kesucian para arahat dalam menyebarkan ajaran Budhisme di dunia, uniknya ke-500 patung tersebut memiliki ekspresi wajah yang berbeda satu sama lain yang menjadi ciri khas tersendiri bagi objek wisata ini,

Setelah peresmian ini, vihara akan dibuka untuk umum mulai pukul 07.00 wib s.d 17.00 wib pada selasa-minggu, vihara ini merupakan tempat untuk beribadah namun juga tidak menutup kemungkinan untuk tempat rekreasi wisatawan baik lokal maupun asing.

Ketua Yayasan ling shan ji yu si yang merupakan yayasan pengurus vihara, Bobby Jayanto mengatakan bahwa pembangunan vihara ini sudah lama berlangsung, berbagai hambatan dan keterlambatan yang terjadi akhirnya mampu teratasi dengan bantuan para donatur serta dukungan masyarakat setempat.

“Sudah sejak 14 tahun yang lalu berdiri nya vihara ini, namun baru sekarang bisa kita meresmikan, saya ucapkan terimakasih atas bantuan dan sumbangsih dari para donatur serta masyarakat setempat yang mau ikut menjaga vihara agar tetap baik kondisinya,” ujar Bobby.

Dalam pada itu, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah juga menyambut baik keberadaan vihara sebagai objek wisata juga tempat beribadah, selain itu juga dengan keberadaan objek wisata ini maka tentu keberagaman umat beragama, etnis dan budaya di Tanjungpinang diharapkan terus terjaga keharmonisannya.

“Kita ketahui Bangsa melayu menjadi pemersatu dengan toleransi dan kebersamaan yang tinggi didaerah kepri, mari bersama kita jaga objek wisata kita ini, agar dapat menjadi ikon kota dan menarik wisatawan datang,” pesan Lis.

Acara sendiri di mulai dengan tari barongsai dan bakar mercon, peresmian ditandai dengan penandatangan prasasi oleh Gubernur di dampingi Walikota Tanjungpinang dan Ketua yayasan ling shan ji yu si disertai dengan pelepasan burung pipit ke udara. Pada kesempatan tersebut gubernur juga berkesempatan langsug meninjau dan melihat patung-patung dan berkeliling vihara.

Hadir pada kesempatan tersebut anggota DPD RI Wilayah Kepri Haripinto Tanuwidjaya, Kakanwil Kementrian Agama Marwin Jamal dan Kadispora Kepri Maifrizon.(Redaksi)

Ditulis Oleh Pada Jum 10 Feb 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek