' '
| | 645 kali dibaca

Gepeng dan Pengamen Marak, Satpol PP Janji Tertibkan

Seorang pengemis sedang meminta sedekah di sebuah kedai kopi di Jl Merdeka.

Seorang pengemis sedang meminta sedekah di sebuah kedai kopi di Jl Merdeka.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan dalam kota Tanjungpinang yang minta sedekah di sejumlah kedai kopi. Membuat para tamu dan pemilik kedai tersebut jengah dan resah. Pasalnya ketika para tamu yang sedang menikmati makanan dan minuman, para gepeng dan anak jalanan datang minta uang silih berganti.

Hal ini terlihat ketika awak media ini, sedang duduk di salah satu kedai kopi di Jalan Pasar Ikan tepatnya sekita 20 meter dari hotel Tanjungpinang, Jum’at (06/06). Terlihat sejumlah anak jalanan masuk ke dalam kedai kopi tersebut membawa gitar langsung menyanyikan lagu (mengamen). Belum selesai lagu yang dinyanyikan pengamen tersebut dinyanyikan, seorang kawannya langsung meminta uang kepada pengunjung. Ketika si pengunjung kedai kopi tersebut tidak mau memberi uang, terlihat si pengamen tersebut agak kesal.

Hanya berselang menit, setelah pengamen pergi, giliran pengemis meminta sedekah kepada sejumlah tamu dengan mengulurkan tanganya. Dan selalu datang silih berganti sehingga menggangu kenyamanan warga yang makan maupun minum.

Seorang pengunjug kedai kopi tersebut ketika dihampiri awak media ini, usai pengamen dan gepeng tersebut meninggalkan lokasi kedai kopi, mengatakan.”Terkadang, lama-lama kita kesal juga dengan anak jalanan dan gepeng ini, karena banyak yang kurang sopan.”sebut salah seorang pengunjung yang tidak mau namanya ditulis itu.

Kemudian lanjut pengunjung tersebut.”Bahkan mereka minta seperti orang usai mengkonsumsi minuman ber-alcohol, bau minuman mulutnya ”Terkadang kita lagi makan, bisa tidak jadi makan karena mulut mereka bau minuman.”kesalnya.

Seharusnya lanjut sumber.”Petugas dari Satpol PP kota Tanjungpinag tidak membiarkan hal ini terjadi. Jika mereka anak jalanan dan gepeng tidak ditertibkan, maka kota Tanjungpinang ini susah untuk berkembang. Karena orang asing, seperti Singapura dan Malaysia jelas tidak mau masuk ke Tanjungpinang ini, karena ketentramanya kurang terjamin.”Tutup sumber.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kakan Satpol PP) kota Tanjungpinang, Irianto SH dikonfirmasi Radar Kepri terkait maraknya anak jalanan dan gepeng tersebut, Jum’at (06/06) melalui pesan singkat, menyampaikan.”Segera dilakukan penertiban.”jawabnya singkat.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 06 Jun 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda