' '
| | 1.831 kali dibaca

Genk Motor Hancurkan Mobil Avanza Warga

Mobil yang dirusak genk motor

Mobil Daihatsu Avanza yang dirusak genk motor Tanjungpinang.

Tanjunpinang, Radar Kepri-Herwan (30) seorang warga RT/01 RW/IV, Jl Pramuka, Lorong Tanama termenung melihat mobil Daihatsu Avanza warna hitam nomor polosi (nopol) BP 1842  WY yang direntalnya hancur. Mobil tersebut rusak berat akibat amukan masa genk motor yang biasa beraksi di Jl Basuki Rahmat Kilometer 4 Tanjungpinang, Sabtu (15/06).

Diduga aksi brutal dan anarkis pembalap liar yang tak kunjung mampu di tindak Polresta Tanjungpinang ini terjadi karena. Mobil Avanza yang dikemudikan Herwan menyenggol kendaraan salah seorang genk motor.

Awal kejadianya, menurut Herwan, dirinya mengemudikan mobil tersebut dari arah Jl Engku Putri menuju Jalan Pramuka. Tepat di bundaran menuju kantor DPRD Bintan lama. Mobil menyenggol seorang pembalap, Herwan langsung tancap gas melarikan diri ke rumahnya di Lorong Tanama. Selang beberapa menit, tiba-tiba datang rombongan yang diduga geng motor langsung menghancurkan mobil tersebut, akibatnya mobil tersebut rusak parah.

Herwan yang mengemudikan mobil tersebut, saat di jumpai media ini Minggu (16/06) sekitar pukul 14 30 Wib di kediamanya terkait aksi genk motor yang merusak mobil rentalnya mengatakan.”Saya lewat dari arah Jalan Engku Putri. Saya lihat di tengah jalan itu penuh dengan penonton balap. Saya mau lewat, setelah saya kelakson, mereka hanya menggeser motornya sedikit.”katanya. Karena sempitnya jalan yang diberikan, salah satu motor pembalap liar itu tersenggol.

Akibatnya, puluhan pembalap liar itu mendatangi rumah Herwan.”Jumlahnya skeitar 70-an motot yang datang. Dan langsung merusak mobil.”katanya.

Mendengar aksi genk motor itu, warga diskitar perumahan tersebut keluar mendengar keributan tersebut dan melaporkan ke Adi, ketua RT setempat.”Malam itu memang ada warga yang telpon saya dan melaporkan keributan atas aksi genk motot tersebut. Kebetulan saya sedang di Kijang dan warga saya sarankan untuk melapor ke polisi.”kata Adi yang dijumpai Radar Kepri, Minggu (16/06) dirumah Herwan.

Kemudian Herwan bersama RT sepakat melaporkan aksi anarkis genk motor liar tersebut ke Polsek Bukit Bestari. Namun hingga berita ini ditulis, polisi belum berhasil dibekuk. Sedangkan mobil Avanza yang rusak parah itu sudah di beri garis polisi (police line).

Dalam catatan media ini, aksi balap liar para genk motor ini hampir setiap malam Minggu digelar dan sangat meresahkan warga yang melintasi Jl Basuki Rahmat tersebut. Diduga aksi balap motor illegal ini menjadi ajang latihan bagi para penjambret yang semakin marak akhir-akhir ini di Tanjungpinang. Anehnya, sampai hari ini, polisi terkesan gentar dan takut untuk menindak tegas genk motor yang meresahkan warga kota Gurindam ini. Belum pernah ada kasus pembalap liar ini yang sampai ke pengadilan dan dihukum, menjadi bukti tidak adanya tindakan dari ke Polisian.

Sumber media ini menyebutkan, aksi balap motor ini diduga telah menjadi ajang perjudian terselubung dari oknum yang membeking aksi balap liar tersebut.”Ada bekingnya bang, orang itu bertaruh menjagokan pembalap yang mereka unggulkan.”bisik sumber media ini.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 16 Jun 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek