' '
| | 2.018 kali dibaca

Gara-Gara Pak Wai, Tanjungpinang Kembali Terancam Gagal Raih Adipura

Sampah yang berserakan di pinggir jalan di kelurahan Batu IX, Tanjungpinang.

Sampah yang berserakan di pinggir jalan di kelurahan Batu IX, Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Usaha dan perjuangan serta ambisi pemerintah kota Tanjungpinang untuk merebut piala Adipura kembali terancam gagal akibat kurangnya dukungan dan kinerja Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) kota Tanjungpinang dibawah kepemimpinan Ir H Almazuar Amal.

Buktinya, Sabtu (30/07), Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah menemukan sampah berserakan disepanjang jalan di Kelurahan Batu IX.

Aroma busuk plus pemandangan sampah berserakan ini spontan membuat Lis, sapaan H Lis Darmansyah SH memanggil Ir  Almazuar Amal alias Pak Wai.”Pak Wai, mana pak Wai ?”ucap Lis.

Tergopoh-gopoh Pak Wai mendatangi Lis.”Tumpukan sampah ini, tolong segera dibersihkan, bila perlu pakai kontainer.”perintah Lis setelah pak Wai berada didepannya.
Mendengar perintah lisan tersebut, pak Wai menjawab.”Siap pak, kami akan segera membersihkan semua tumpukan sampah yang ada disekitar ini.”janji pak Wai.
Tumpukan berbagai jenis sampah yang diduga disengaja dibuang masyarakat setempat tersebut, milik mertua Kabag kebersian Dinas KPP kota Tanjungpinang yang bernama Wambok.

Didepan Walikota dan para kepala dinas lainnya, pak Wai dan Wambok berjanji akan membersihkan tumpukan sampah tersebut dan akan membangun bak sampah secara permanen supaya bersih.”Kita akan mengambil sampah ini setiap hari.”ucap pak Wai.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 31 Jul 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Gara-Gara Pak Wai, Tanjungpinang Kembali Terancam Gagal Raih Adipura”

  1. DPW LSM LIDIK Kepri

    Kita harus mengarah pada kutipan restribusi sampah, kemana saja anggaran itu dipergunakan. Kami desak BPK untuk mengauditnya agar dpt kejelasan peruntukannya.

Komentar Anda