Pesan Gubkepri di STQ VI, Implementasikan Ajaran Al Qur’an

Gubernur H Muhammad Sani mengajak masyarakat Kepri untuk mengimplementasikan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan impelemntasi ajaran Al Qur’an, diharapkan menjadi benteng kehidupan dari hal-hal negatif yang terus menerpa.

Ajakan itu disampaikan Gubernur saat membuka pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) IV Kepri, di halaman Masjid Agung Natuna, Selasa (12/05) malam. Pembukaan itu ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubernur bersama kepala daerah kabupaten kota se-Kepri. Di antaranya Buoati Natuna Ilyan Sabli, Bupati Bintan Ansar Ahmad, Bupati Anambas T Mukhtarudin, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Bupati Karimun Anur Rafiq, Sekda Batam Agus Sahiman dan Asisten dari Kabuoaten Lingga.

Tampak hadir dalam pembukaan itu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan sejumlah anggota DPRD Kepri Sofyan Syamsir, Iskandarsyah dan Tawarich. Hadir juga anggota FKPD Provinsi Kepri, Ketua DPRD Natuna dan anggota, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri Ny Hj Aisyah Sani serta ribuan masyarakat Natuna dan Kepri.

STQ yang dilaksanakan hingga 16 Mei nanti menjadi seleksi untuk kafilah Kepri yang akan ikut dalam STQ Nasionak ke-23 yang akan diselenggarakan di Jakarta.

Gubernur berharap, pelaksanaan baik STQ maupun MTQ setiap tahun memberi arti bagi masyarakat Kepri. Terus ada peningkatan keimanan. Gubernur menyampaikan tiga hal impelemtasi Al Qur’an dan Sunah Rasul sehingga meningkatkan habluminanas.”Pertama, usahakan kita jangan mengecilkan orang lain.”kata Sani. Sebab, menurut Sani, tidak ada manusia yang komplit dan selalu ada kelebihan dan kekurangan.

Mari menjadikan besar seseorang, karena pada saatnya seseorang akan membesarkan kita.”Kalau kita kecil kan orang, barangkali ada saatnya kita akan dikecilkan.”kata mantan Bupati Karimun ini.

Yang kedua, kata Sani, berbicaralah dengansopan dan tidak menyakiti lawan bicara, beretika dan bermoral. Yang ketiga, tambah Sani, tidak sombong. Karena, agama mengajarkan rendah hati, bukan tinggi hati.”Kita perlu saling mengisi, bukan saling menyalahkan. Akan indah kalau semua itu terwujud dalam kehidupan.” kata Mantan Walikota Tanjungpinang ini.

Mantan Sekda Kota Batam ini kembali berharap ada buah kemanfaatan dari pelaksanaan STQ ini. Gubernur kembali menyampaikan tiga hal lain, yang layak dipedomani dalam menjalankan hidup dan kehidupan.”Jadilah selalu bermanfaat untuk orang lain. Selalu menyenangkan orang lain. Yang tak boleh menjadi ancaman orang lain.”kata Sani.

Gubernur berharap pelaksanaan STQ setiap tahun akan mempunyai implikasi yang baik terhadap masyarakat kepri, yang ingin maju terus menerus untuk kini dan mendatang.(hum/red)