' '
| | 2.807 kali dibaca

Fadil Hasan : Akan Terjadi Konflik Horizontal Jika PT KJJ Beroperasi

Fadil Hasan dan Bupati Anambas, H Abdul Haris SH.

Fadil Hasan dan Bupati Anambas, H Abdul Haris SH.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Kepulauan  Anambas (KKA) Fadil Hasan SH minta Polda Kepri tegas dan netral dalam menyikapi kasus PT.KJJ yang tetap ngotot untuk melakukan pembabatan hutan Jemaja Timur.

Menurut Fadil Hasan SH.”Jangan sampai terulang berbagai kasus didaerah lain. Seperti di Madura kasus Salim Kancil yang menjadi korban karena membela kepentingan masyarakat, kasus mesuji lampung yang berakibat korban nyawa dan kantor polisi yang dibakar.”kata Fadil Hasan.

Dilanjutkan Fadil Hasan, saat.ini sudah mulai nampak biang konflik horizontal antara masyarakat, karena sudah ada pihak-pihak yang dan kontra PT.KJJ yang dipanggil ke Polda dengan sangkaan melakukan fitnah pada PT.KJJ.Apabila sudah ada yang demikian tidak mustahil akan ada perlawanan apabila ada pihak-pihak yang merasa terzalimi.

Dilanjutkan Fadil Hasan, sebagai bagian masyarakat KKA.”Saya berpendapat akan terjadi konflik horisontal apabila PT.KJJ dipaksakan beroperasi di Jemaja Timur. Apalagi sudah ada pihak yang pro KJJ membawa masalah ini ke Gubernur dan berusaha memberikan informasi yang tidak benar pada Gubernur.”terangnya.

Masih kata Fadil Hasan.”Kabarnya pihak yang kontra dengan mengatsnamakan APHA -ALIANSI PENYELAMAT HUTAN ANAMBAS juga akan menghadap Gubernur membawa 10.000 tanda tangan masyarakat atas penolakan beroperasinya PT.KJJ untuk menebang hutan jemaja timur.”beber Fadil Hasan.

Menurut Fadil Hasan.”Ini jelas- jelas bisa menyebabkan konflik horisontal. Saya berharap Pak.Gubernur dan Pak Kapolda bersikafp arif dan bijaksana dalam menyikapi masalah PT.KJJ ini. Jangan semata- mata melihat dari sisi investasi saja, tapi lihat juga dari sisi sosial kemasyarakatan.”Pintanya.

Apabila terjadi konflik di masyarakat, masih kata Fadil Hasan.”Ini yanh kita sayangkan, karena masyarakat di jemaja timur antara saudara mara akan timbul akar perselisihan yang mengarah pada instabilitas wilayah perbatasan yang bisa berkepanjangan. Ini yang perlu dicegah.”tegasnya.

Sebagai pengamat hukum dan sosial kemasyarakatan serta pejuang kabupaten Anambas, Fadil Hasan sangat setuju dengan investasi.”Kami tidak menolak investasi tapi investasi yang bagaiman ?. Yang tidak menimbulkan konflik di masyarakat. Mari kita sudahi konflik soal PT.KJJ ini jangan lagi masyarakat dibawa kepada Pro dan Kontra hanya untuk kepentingan segelintir orang at kelompok.” himbaunya.

Menurut Fadil Hasan.”Pikirkan mana banyak Mudhorotnya dari pada manfaatnya, cobadikaji baik- baik, buka mata dan telinga, seperti ygan dilakukan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris SH, beliau nyata-nyata menolak beroperasinya PT.KJJ di wilayah beliau, pasti beliau selaku kepala daerah sudah mengkaji dan mendengar langsung dari masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut secara jangka panjang, Bupati melihat wilayah ini secara konprehensif dan strategis sebagai wilayah perbatasan yang merupakan halaman depan NKRI.”pungkasnya.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Jum 17 Jun 2016. Kategory Anambas, Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek