' '
| | 938 kali dibaca

Dua Partai Menolak Pleno KPUD Provinsi Kepri

Pleno KPUD Provinsi Kepri

Pleno KPUD Provinsi Kepri, Senin (05/05).

Tanjungpinang, Radar Kepri – Pleno penghitungan suara DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota Kabupaten, dan DPD-RI yang dilakukan KPUD Provinsi Kepri ditolak dua partai, yakni Partai Demokrat dan Hanura dengan alasan banyaknya terjadi kecurangan. Sedangkan dua partai lainnya yakni PBB dan PKPI memilih abstain.

Pleno Rekapitulasi yang dilakukan di Aula bekas kantor Gubernur Kepri di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang ini dijaga ratusan aparat kepolisian mulai dari pagi hari. Pleno KPUD Provinsi Kepri ini hanya menghitung suara dari Kota Batam yang tertunda karena banyaknya masalah kecurangan. Rapat pleno dihadiri seluruh Komisioner KPUD Provinsi Kepri, Bawaslu, serta saksi dari masing-masing partai. Hanya saksi dari Partai PBB dan PKPI yang tidak hadir. Sedangkan saksi dari Partai Hanura dan Demokrat menolak menandatangani pleno yang dilakukan oleh Kpud Provinsi Kepri.

Roy oktaviano, saksi dari Partai Demokrat menolak rekapitulasi hasil suara untuk DPR-RI, sedangkan DPRD Provinsi dan Kota mereka terima. Roy Oktaviano mengatakan alasan partainya menolak hasil rekapitulasi karena partai dari caleg mereka dicurangi. Dimana data dari Form C1 tidak sesuai dengan data Form D1. Ada indikasi suara caleg Partai Demokrat di kurangi dan dialihkan ke caleg partai lain. Lebih lanjut Roy Oktaviano mengatakan dirinya memiliki bukti-bukti dan sudah melaporkan ke Bawaslu Provinsi Kepri meminta agar penghitungan ulang, khusus untuk DPR-RI.

Roy Oktaviano - Saksi Partai Demokrat

Roy Oktaviano, Saksi dari Partai Demokrat

Sedangkan saksi dari PDI Perjuangan meminta penghitungan ulang dengan membuka kotak suara, khusus di TPS Sagulung. Hal itu dikarenakan adanya perbedaan suara dari data yang dimiliki oleh saksi PDI Perjuangan. Kecurigaan itu ditambah karena hingga hari ini pihaknya belum menerima foto copi Form C1 dari TPS tersebut.

Walaupun terjadi penolakan dari partai Hanura dan Demokrat, serta ketidakhadiran saksi dari PBB dan PKPI, rekapitulasi pleno penghitungan suara berjalan dengan lancar dan aman.(wok)

Ditulis Oleh Pada Sen 05 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda