'
| | 1.236 kali dibaca

Dua Lapak Judi Cingkoko Hanya Berjarak 1 Kilometer Dari Kantor Polisi

Lokasi judi dadu guncang di kilometer 7, samping puskesmas Melayiu Kota Piring.

Lokasi judi dadu guncang di kilometer 7, samping puskesmas Melayiu Kota Piring.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Aktifitas perjudian jenis dadu guncang atau lebih populear dengan nama cingkoko di kota Tanjungpinang, provinsi Kepri semakin marak. Dua titik lokasi judi beromzet ratusan juta setiap malam ini berjarak hanya sekitar 1 sampai 1,5 kilometer saja dari Mapolresta Tanjungpinang di Jl A Yani.

Lokasi pertama di kilometer 7, tepatnya diseputaran terminal bus antar kota, berjarak beberapa meter saja dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Melayu Kota Piring di batu 7. Dilokasi ini, pernah terjadi insiden penganiyaan terhadap Ns (41) seorang kepala Rukun Tetangga (RT) 01 di RW 04 kelurahan Melayu Kota Piring karena memasang golok sebagai taruhan.”Pasang golok, bayarnya pakai golok.”kata oknum RT tersebut.

Ulah oknum  RT tersebut menyulut emosi para pihak yang diduga “mengamankan” lokasi judi cingkoko tersebut, entah siapa yang mulai berteriak. Tiba-tiba saja terdengar suara.”Maling-maling..”kontan saja teriakan ini memicu keributan dan oknum RT tersebut menjadi “sansak” hidup hingga harus dirawat di RSUP kilometer 8 atas. Insiden tersebut terjadi pada 21 Mei 2013 lalu sekitar pukul 22 00 Wib.

Anehnya, meskipun lokasi judi dadu guncang itu sudah diketahui dan sampai menimbulkan korban. Sampai hari ini, aktifitas judi tersebut masih berjalan normal dan lancar. Beberapa orang laki-laki berbadan tegap dan rambut cepat terlihat mengawasi lokasi tersebut dengan tatapan siaga.

Lokasi judi dadu guncang di Jl Perintis.

Lokasi judi dadu guncang di Jl Perintis, tepat didepan mobi Avanza hitam yang ditutup dengan seng,

Lokasi judi cingkoko kedua berada hanya sekitar 1 kilometer saja dari Mapolres Tanjungpinang, tepatnya di ujung Jl Perintis dibelakang SMP N 04 Tanjungpinang. Informasi yang dihimpun media ini, lokasi judi dadu guncang di Jl Perintis ini baru sekitar 2 bulan beroperasi.”Dulu, bandar judi cingkoko di Jl Perintis ini menggelar lapaknya di Pujasera Bintan Plaza. Tapi sejak digrebek pad 21 Maret 2013, mereka pindah ke Jl Perintis.”sebut Ag, seorang warga Jl Perintis yang meminta namanya di inisialkan.

Selaku warga di Jl Perintis, Ag mengaku keberatan kampung mereka dijadikan lokasi perjudian.”Namun banyak oknum aparat yang terlibat termasuk oknum wartawan yang datang. Susah juga bang.”sebut Ag.

Pihaknya berharap Mabes Polri beraksi di Tanjungpinang seperti di Pekanbaru pada Kamis 6 Juni 2013 lalu, tim Tipidum Bareskrim Mabes Polri dipimpin Kasubdin III, Kombespol Cahyono Wibowo didampingi, AKBP Susilowadi menggerebek dua tempat judi dadu guncang di ibukota provinsi Riau tersebut. Yaitu, perjudian di Club XP yang terletak di jalan Sudirman dan perjudian sebuah rumah toko (ruko) di jalan Nangka. Mabes Polri menetapkan L sebagai tersangka untuk lokasi di Jl Sudirman dan B sebagai tersangka untuk di Jl Nangka.”Untuk judi cingkoko di Batu 7 dan Jl Perintis, memang sebaiknya tim Mabes Polri yang turun. Kalau bisa gabungan dari TNI.”harapnya.(red)

Ditulis Oleh Pada Jum 07 Jun 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek