' '
| | 725 kali dibaca

DPRD Gelar Paripurna RTRW Provinsi Kepri

Paripurna RTRW Provinsi Kepri di  Dompak.

Paripurna RTRW Provinsi Kepri di Dompak.

 

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebelumnya,Rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi mengenai Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepri yang selama ini ditunda,kembali dibahas di gedung Raja Khalid Kantor DPRD Kepri Dompak, Selasa (07/06).

Kemudian, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Reni Yusneli mengatakan sependapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk segera ditindak lanjuti, dan dibahas lebih lanjut melalui Pansus DPRD tentang RTRW Provinsi kepri.

Dalam Sidang Paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH, didampingi Wakil Ketua II Riski Faisal, juga di hadiri Plt Sekda Provinsi Kepri mewakili Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang tidak hadir dalam rapat tersebut.

“Mengenai Ranperda RTRW, Pemerintah Provinsi Kepri Sependapat akan segera dilengkapi dan ditindak lanjuti,” ungkap Reni saat membaca pandangan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap Raperda RTRW di ruang rapat DPRD Kepri, Rabu (8/6)

Adapun pandangan Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Reni yaitu
1. perkembangan dan permasalahan nasional dan hasil pengkajian implikasi penataan ruang provinsi.
2. Upaya pemerataan pembangunan
dan pertumbuhan ekonomi
3. Keselarasan aspirasi pembangunan provinsi dan pembangunan kabupaten kota
4. Daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.
5. Rencana pembangunan jangka panjang provinsi.
6. Rencana tata ruang wilayah provinsi yang berbatasan.
7. Rencana tata ruang strategis provinsi dan,
8. Rencana tata ruang wilayah kabupaten kota.

Dikatakan Reni, kawasan strategis berdasarkan beberapa sudut pandang, Antara lain dilihat dari sudut pandang pertumbuhan ekonomi dan pendayagunaan Sumber Daya Alam (SDM) meliputi kawasan strategis pulau Dompak Sebagai pusat pemerintahan, pusat pelayanan dan pusat pertumbuhan baru di provinsi Kepri.

“Wilayah strategis Lingga dijadikan sentra pertanian dan perikanan, Kemudian kawasan Anambas dijadikan sentra perikanan, kelautan, dan pariwisata bahari,” terangya.

Reni juga mengatakan kawasan strategis Natuna, sebagai simpul transfortasi laut internasional, kawasan pelabuhan dan industri terpadu serta Kawasan strategis ini ditetapkan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Dimanfaatkan secara optimal dari pertumbuhan ekonomi di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun. Serta dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah,” pungkasnya. (akok)

Ditulis Oleh Pada Rab 08 Jun 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda