'
| | 993 kali dibaca

Ditegur Petugas Dishub, Oknum Pejabat Mencak-Mencak

Kadishub Anambas, Masykur

Kadishub Anambas, Masykur.

Terempa, Radar Kepri-Penjagaan sering di lakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di setiap gang dan persimpangan yang rawan pelanggaran. Ironisnya, meskipun telah di jaga para pengguna jalan masih tetap melanggar aturan yang sudah di berlakukan oleh Dishub Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Rambu-rambu peraturan dan tata tertib berlalulintas yang di pasang dengan harga ratusan juta, seperti tak hiasan tak berguna bagi sebagian masyarakat. Bahkan, petugas Dishub di tiap gang terkesan dilecehkan. Selakanya, lagi oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melanggar aturan justru petantang-petenteng dan “menggonggong”.”Saya ni pejabat, kau ni sapa.”teriak sang oknum PNS yang mengaku pejabat namun bertindak seperti “penjahat”. Karena, kalau pejabat pasti tahu aturan dan sopan santun serta memberikan contoh yang baik bagi warga.

“Gonggongan” oknum pejabat mirip “penjahat” ini sontak membuat staf Dishub tersebut terkesima dan hanya bisa menunduk. Pelanggaran ini hamper tiap hari di lakukan, walaupun dengan adanya staf dari Dishub. Namun pengguna jalan tidak gentar, teguran yang di lakukan  staf Dishub sudah dianggap angin lalu.

Masykur, Kepala Dinas Perhubungan yang dijumpai Radar Kepri di ruang kerjanya mengatakan, Selasa (15/09).”Pernah kami lakukan sosialisasi dengan kades, kadus terkait adanya peraturan agar tidak melewati gang yang tidak di perbolehkan. Namun setelah itu berlaku hanya patuh saat ada petugas jaga saja, saat penjaga jam istirahat orang-orang masih saja melewati jalur yang sudah di larang.”terangnya.

Masih Masykur.”Sedangkan untuk sanksinya juga belum ada, untuk sanksi kita belum berlakukan. Selaku aparat, kita tidak akan capek untuk menegur.”jelasnya.

Masih Masykur.”Untuk yang melanggar jalan yang sudah di larang atau tetap masih melewati jalan yang sudah di jaga oleh staf dishub, kita perintahkan agar staf itu tidak segan-segan menegur, siapapun dia, Jangan di hiraukan, karena posisi dia salah, sangat lucu ketika sebuah kota kecil di coba untuk menata, malah tidak bisa untuk di tata. Anehnya berada di tempat orang kok bisa kenapa di Terempa tidak bisa ?. Mau ajak rebut-pun silahkan, karena kita ngomong baik-baik tidak bisa menerima. Makanya saya perintahkan staf saya yang menjaga jangan segan-segan untuk tidak menegur siapapun yang melanggar aturan. Karena yang kita lakukan itu untuk kebaikan bersama agar tidak terjadi kecelakaan.”geram Masykur.

Ancaman terhadap Kadishub melaui telepon juga sering diterimanya, namun Masykur tidak memperdulikan. Masykur justru semakin bersemangat menegakkan disiplin berlalu lintas dan menegakkan aturan.”Kita akan koordinasi dengan aparat penegak hukum terkait untuk menggelar razia gabungan. Yang bersalah akan kita proses sesuai dengan UU dan hukum yang belaku. Kita juga akan mengundang hakim dari Pengadilan Negeri Ranai untuk menjatuhkan hukuman bagi pelanggar lalu lintas tersebut.”pungkasnya.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Sen 15 Sep 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda