| | 695 kali dibaca

Ditagih Janji Bantu Mesjid, Rudi SE Suruh Warga Buat CV

Mesjid Aljamaah yang hanya dapat janji bantuan dana dari Wawako Batam, Rudi SE. Sampai Sabtu 31 Agustus 2013 janji tak kunjung ditepati. (foto by taherman, radarkepri.com)

Mesjid Aljamaah yang hanya dapat janji bantuan dana dari Wawako Batam, Rudi SE. Sampai Sabtu 31 Agustus 2013 janji tak kunjung ditepati. (foto by taherman, radarkepri.com)

Batam, Radar Kepri-Masyarakat Kelurahan Berlian, kecamatan Batam kota, Batam yang berdomisili di Perumahan Nadim Raya RT 06 Rw 29 menuntut janji Wakil Walikota Batam, Rudi SE. Yang berjanji akan membantu pembangunan mesjid mereka yang rusak di hantam badai puting beliung sekitar 3 bulan lalu.

Mesjid Alja Ma’ah mengalami rusak parah akibat amukan angin puting beliung, sampai sekarang Mesjid tersebut masih terbengkalai belum dapat dipergunakan. Hal ini diungkapkan Airul, warga setempat yang tinggal dekat Mesjid, Sabtu (31/08).

Menurut Airul, wakil walikota Batam, Rudi SE ketika musibah datang, turun langsung ke lokasi Mesjid. Didampingi perangkat Pemerintahan kota Batam yang di pimpin oleh Wakil Walikota Batam, Rudi SE. Ketika melihat kondisi Mesjid yang rusak parah, Rudi SE, lansung menebar janji di tengah-tengah warga Perumahan Nadin Raya.”Pemerintah kota Batam akan menbantu mesjid Alja Ma’ah yang rusak parah terkena bencana Puting beliung tersebut sebesar Rp 100 juta Rupiah.”janji Rudi waktu itu.

Seiring perjalanan waktu, beberapa orang perwakilan warga kemudian mendatangi mantan ketua PKB Kota Batam, Rudi SE yang loncat ke Partai Demokrat (PD) itu. Warga dan pengurus mesjid Aljamaah menagih janji politisi “kutu loncat” ini. Namun bukan bantuan dan menepati janji, Rudi SE malah balik bertanya.”Kenapa tidak disampaikan kepada saya proposalnya.”dalih Rudi SE.

Padahal, kata Airul.”Kami sudah menbuat proposal tersebut, juga tidak dicairkan bantuan tersebut. Yang paling aneh lagi Rudi SE menyuruh kami membuat CV (perusahaan,red), agar dana bantuan tersebut bisa di tenderkan oleh pemerintah kota Batam. Inikan bukan alasan yang tidak masuk akal, karena inikan bantuan bencana alam, bantuan tanggap darurat, bukan proyek bangunan yang harus ditenderkan.”sebutnya.

Ditambahkan.”Kami selaku masyarakat Nadim Raya sangat heran dengan Wakil Walikota Batam Rudi SE tersebut yang mengubar janji kepada Mesjid kami. Namun janjinya ini sekedar penenang warga disini saja. Tidak ada realisasinya, kalau peminpin seperti ini yang suka menebar janji, dan mengasih harapan di tengah masyarakatnya. Namun tidak ditepati, tentu diragukan komitmen sang peminpin kedepannya. Peminpin seperti ini tidak perlu lagi dipilih.”tegasnya.

Selain Rudi SE, masih menurut Asrul.”Kakandepag kota Batam waktu juga berjanji untuk membantu mesjid kami ini sebesar Rp 50 juta. Namun sampai sekarang janji mereka tersebut tidak ada juga direalisasikan oleh Kantor kementerian urusan ke agamaan Daerah kota Batam tersebut.”jelasnya.

Sejauh ini yang telah menbantu mesjid ini baru Kankandepag Provinsi Kepri sebesar Rp 50 juta.”Uang inilah yang kami belanjakan membeli bahan meterial yang sekarang lagi dikerjakan. Di tambah dengan sumbangan bantuan dari donatur per-orang. Namun belum cukup juga, mesjid ini belum bisa dipergunakan masih saja terbengkalai. Bapak, kan bisa lihatkan kondisinya sekarang.”ujarnya.

Sementara itu Wakilwalikota Batam Rudi SE yang dikonfirmasi awak media ini melalui SMS Via henpon selulernya terkait hal diatas. Sampai berita ini di unggah belum ada jawabanpanya. (taherman)

Ditulis Oleh Pada Ming 01 Sep 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda