' '
| | 1.576 kali dibaca

Disoroti Komisi VII DPR-RI, Listrik di Tanjungpinang Makin Sering Mati

Inilah kantor PT PLN Tanjungpinang yang megah dan mewah namun tak kunjung berbenah dengan sering memutuskan aliran listrik.

Inilah kantor PT PLN Tanjungpinang yang megah dan mewah namun tak kunjung berbenah dengan sering memutuskan aliran listrik.

Tanjungpinang, Radar Kepri- Kunjunggan komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ke Tanjungpinang, Selasa (24/02) silam dengan tegas menyoroti kinerja PT Perusahaan Listri Negara (PLN) cabang Tanjungpinang yang “amburadul”.

Celakanya, ditengah gencarnya politisi Senayan itu menyoroti pihak PT PLN terkesan “menantang”. Belum sepekan para wakil rakyat itu pergi, PLN malah makin “rajin” mematikan aliran listrik di ibu kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang tanpa pemberitahuan.
Hebatnya lagi, listrik terkesan semakin gencar dimatikan oleh PLN setelah adanya MoU aparat penegak hukum (Kejaksaan), bahkan di Tanjungpinang, listrik mati sudah seperti orang sakit yang harus minum obat 3 kali sehari.

Seorang warga Jl Tambak yang enggan menyebutkan namanya dijumpai. radarkepri.com mengeluhkan.”Meskipun telah disoroti orang pusat, kinerja PLN Tanjungpinang tidak membuat, pihak PLN memperbaiki kinerjanya. Malahan PLN semakin parah mematikan listrik, sehingga aktivitas warga terganggu.”keluhnya.
Kemudian lanjut sumber.”Kita-pun heran, ketika komisi VII ke Tanjungpinang, saya baca di media utang PT PLN ke Negara mencapai Rp 447 Triliun. Kemana dana sebanyak itu raibnya, sehingga dengan dana sebanyak itu tidak bisa memperbaiki PLN.”heran sumber.
Masih sumber yang sama menambahkan.”Jika pihak PT PLN cabang Tanjungpinang tidak segera memperbaiki masalah Listrik, maka di kuatirkan sejumlah investor dari luar enggan masuk ke Tanjungpinang ini. Mengapa tidak, yang sangat diperlukan investor itu listrik dan air. Jika keduanya tidak lancer, insvestor mana yang mau menginvestasikan modalnya di kepri ini. Orang bodoh-pun tidak mau.”ujar sumber sambil tertawa.
Terkait dengan pemadaman listrik yang kerap terjadi belakangan ini, Kepala Cabang PT PLN Tanjungpinang. Majuddin belum berhasil dikonfirmasi radarkepri.com ketika awak media ini mendatangi kantornya, di Jl Bakar Batu, kota Tanjungpinang, Selasa (03/03), salah seorang Stafnya mengatakan.”Bapak lagi Keluar, mungkin Ke PLTU Galang Batang di Kabupaten Bintan.”terang lelaki berpakaian safari warna hitam itu. (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 03 Mar 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

3 Comments for “Disoroti Komisi VII DPR-RI, Listrik di Tanjungpinang Makin Sering Mati”

  1. PLN SEMAKIN SUKA2 MEMATIKAN LISTRIK ,, PDHAL TIAP BULAN JUGA BYAR NYA SAMA .,
    ALSAN NYA MESIN RUSAK BLA BLAA BLAA
    YG BNAR JAA TIAP x tuu ja alsan nya
    bikin rugii jaaa

  2. berita ini yg saya suka…ini sudah jelas ada imdikasi korupsi khususnya pada biaya pemeliharaan….ayo tunggu apalagi

  3. pln anxxxng pegawai die bayar dikon orang biase macam kite cekek darah

Komentar Anda

Radar Kepri Indek