' '
| | 10.930 kali dibaca

Diskotik Pacific “Ladang” Transaksi Narkoba Terbesar di Kepri

Diskotik pasifik batam

Diskotik Pasifik di Batam yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba terbesar di Kepri.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Pengakuan salah seorang tersangka pemakai narkoba jenis ekstasi di KTV 109 Hotel Plaza, Tanjungpinang, yang disebut Kasat Narkoba Polrestat Tanjungpinang AKP Soeharnoko S IK. Bahwa, ekstasi tersebut dibeli di Diskotik Pacific, Batam, seharusnya menjadi pintu masuk bagi BNNP Kepri dan Direktorat Polda Kepri untuk membongkar dan menumpas bandar besar narkoba di Batam.

Diskotik Pacifik, mungkin hanya satu dari puluhan tempat hiburan malam (THM) di Batam yang diduga menjajakan pil ekstasi.”Hampir semua tempat hiburan malam di Batam menyediakan ekstasi. Namun yang paling gampang (beli ekstasi,red), memang di diskotik.”sebut Bambang, seorang warga Batam yang dijumpai Radar Kepri di Tanjungpinang, Selasa (20/05).

Ditambahkan Bambang.”Macam beli kacang goreng saja bang, sama dengan di Tanjungbalai Karimun. Sayangnya, belum ada aksi tegas dari pemimpin daerah tersebut terhadap diskotik yang menjadi tempat transaksi narkoba.”terangnya.

Dalam catatan Radar Kepri, pada Jumat, 15 Juni 2013 lalu, BNNP Kepri membekuk Johan, pengedar narkotika jenis ekstasi di Diskotik Pasific.Dari tangan Johan, BNNP Kepri menemukan dua bungkus plastik bening berisi 18 butir pil ekstasi warna merah muda, 5 butir berwarna hijau muda, 6 butir warna hijau tua dan beberapa pecahan pil ekstasi.

Kemudian pada Senin 05 Mei 2014 lalu, dalam razia yang digelar Polda Kepri di Discotik Pacific yang berada di Kawasan Jodoh, Batam itu. Polisi menemukan pil ekstasi tak bertuan dengan berbagai merek. Mulai dari pil ekstasi seperti pil ekstasi jenis B29, number one, rolex, pink love.

Walaupun sudah beberapa kali ditemukan transaksi narkoba jenis ekstasi marak diperjualbelikan dengan bebas di Diskotik Pasifik, Batam. Namun sampai hari ini, diskotik yang mirip kapal pesiar itu masih eksis beroperasi. Berbeda dengan diskotik Stadium di Jakarta yang langsung di tutup karena ada oknum polisi yang tewas karena diduga over dosis narkoba.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai pihak terkait di Diskotik Pasific dan Pemko Batam guna konfirmasi dan klarifikasi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 20 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Diskotik Pacific “Ladang” Transaksi Narkoba Terbesar di Kepri”

  1. Lsm Perintis sudah berdiri di Kepri, tolong minta tanggapan mereka, klu mrka tdk peduli dan terkesan diam maka akan kami bekukan keberadaan Lsm Perintis disana. Tks

Komentar Anda