'
| | 723 kali dibaca

Dinas Kebersihan Pangkas Dahan Pohon

Pemangkasan dahan pohon di Jl Yos Sudarso, Batu Hitam, Selasa 04 Juni 2013.

Pemangkasan dahan pohon di Jl Yos Sudarso, Batu Hitam, Selasa 04 Juni 2013.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Angin kencang disertai hujan lebat yang turun pada Senin (03/06) membuat sejumlah pohon tua di Kota Tanjungpinang roboh. Bahkan sebuah pohon didepan Lurah Kembajo tumbang.

Mungkin kuatir akan menimbulkan korban jiwa, Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tanjungpinang dibawah Ir H Almazuar Amal  mulai berbenah dan mengantisapasi memangkas sejumlah dahan dari pohon yang ada dibeberapa ruas jalan. Pada Selasa (04/06) terlihat beberapa orang petugas DKPP memangkas pohon dan membersihkan taman yang ada dikota Tanjungpinang.

Terlihat tiga orang pegawai dari dinas kebersihan, terlihat sedang memotong bagian atas pohon yang dianggap mengganggu fasilitas umum dengan menggunakan parang. Dahan dan ranting tersebut kemudian dimasukkan kedalam mobil pick-up warna putih. Kemudian sampah kayu yang telah di potong di Jalan Wiratno dan Jalan Yos Sudarso dibawa ke Batu Hitam Kelurahan Kampung Baru, Kota Tanjungpinang.

Seorang ibu-ibu yang bernama Saripah (45) warga Batu hitam yang sudah puluhan tinggal daerah tersebut saat dijumpai media ini Selasa (04/06) dihalaman rumahnya. Mengaku terkejut melihat orang yang membersikan dan memotong pohon di dekat rumahnya.”Selama ini pohon tersebut tak pernah dibersikan apalagi sampai begini.”kata ibu tiga orang anak ini.

Padahal dana untuk perawatan taman pada tahun 2012 lalu, Pemko Tanjungpinang telah mengalokasikan ratusan juta rupiah. Pada era Maryati S sos menjabat Kadis kebersihan Pertamanan dan Pemakaman entah kemana raibnya anggaran perawatan taman tersebut sehingga taman kota berubah menjadi hutan tak terurus.

Pantauan media ini dilapangan, pembersihan yang dilakuan dinas kebersihan, mulai dai Kilometer 15 jalan Tanjung Uban hingga Jalan wiratno. terlihat di sepanjang jalan tersebut sudah tampak bersih, termasuk rumput kecil yang ditanam di pingir jalan. Namun sangat disayangkan beberapa pari-parit di dalam kota Tanjungpinang masih banyak yang beralih fungsi menjadi bak “sampah”.

Kadis Kebersihan Pertamanan dan pemakaman kota Tanjungpinang, Ir H Almazuar Amal yang di konfirmasi media ini melalui pesan singkat SMS via ponselnya, Selasa (04/06) terkait dengan pemangkasan pohon yang dilakukan pegawainya. Kemudia daerah mana saja yang dirawat serta dari mana dananya dan berapa biayanya. Hingga berita ini di tulis, Ir H Almazuar Amal, belum memberikan jawaban. Sementara pesan yang dikirim media ini menyatakan terkirim.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 05 Jun 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek