' '
| | 1.797 kali dibaca

Diam-Diam Kejati Usut Korupsi di Disdik Provinsi Kepri

Sprint penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di Disdik Kepri yang belum jelas proses hukumnya.

Inilah sprint penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di Disdik Kepri yang belum jelas proses hukumnya.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Ternyata Kejaksaan Tinggi Kepri telah menerbitkan surat perintah tugas (sprintug) guna menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri pada tahun anggaran (TA) 2009. Sprintug tersebut dikeluarkan pada tanggal 11 November 2011 dengan nomor 337/N.10/Fd.1/11/2011.

Sprintug diterbitkan untuk mengusut dugaan korupsi penyimpangan penyaluran dana bantuan sosial (bansos) oleh Disdik Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2009 sebesar Rp 3 798 870 000. Dan TA 2010 sebesar Rp 6 413 520 000.

Belanja sosial itu diduga diselewengkan dengan dibayarkan untuk belanja honorarium PNS dilingkungan Disdik Provinsi Kepri.”Dalam penyalurannya, diduga melebih dari ketentuan yang ada.”sebut sumber Radar Kepri.

Celakanya, miliaran rupiah uang rakyat Kepri itu diduga dinikmati oleh kelompok PNS di lingkungan Diknas Provinsi Kepri, keluarga pejabat dan teman dekat pejabat.”Bantuan tersebut tidak sesuai yang tertulis kwitansi serta ada indikasi fiktif.”sebut sumber yang meminta namanya tidak di ekspos tersebut.

Bahkan, dugaan korupsi ini sudah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kepri.

Sayangnya, hingga hari ini Kejaksaan Tinggi Kepri belum mengekspos ke publik hasil pemeriksaan terhadap kasus tersebut. Sehingga tidak diketahui proses hukum kasus yang diduga melibatkan Kadis Diknas Provinsi Kepri waktu itu.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Jum 28 Feb 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

2 Comments for “Diam-Diam Kejati Usut Korupsi di Disdik Provinsi Kepri”

  1. basri sangaji

    Diam diam ajelah ngapain bising-bising, kalau bising bising bukan penyidik namenye tapi wartawan….

  2. PNS tanjung pinang terlalu bnyk gaya…makanya jd bnyk yg korupsi buat memenuhi gaya hidupnya yg sok tinggi..

Komentar Anda

Radar Kepri Indek