' '
| | 1.020 kali dibaca

Di Cempa, Ada Honorer Dapat Bantuan RTLH

Suhardi alias Asui

Suhardi alias Asui

Tanjungpinang, Radar kepri-Sekitar 30 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bantuan pemerintah di Desa Cempa, Kecamatan Sinayang, Kabupaten Daik Lingga dipertanyakan sejumlah warga. Pasalnya, pegawai honorer yang bukan warga setempat mendapatkan batuan RTLH tersebut tahun 2015.

Terungkapnya kasus bantuan tidak tepat sasaran ini, pada Sabtu (02/05) sekitar pukul 13 41 Wib ponsel awak media ini berdering menandakan pesan masuk, setelah dibuka seorang warga desa Cempa menanyakan masalah bantuan RTLH tersebut melalui Pesan Singkat (SMS) bertuliskan.”Siang bang, apa memang peraturan pemerintah, orang-orang Desa seperti Guru, apa wajib menerima bantuan RTLH atau tidak menurut undang-undang. Orang itu-kan sudah di gaji pemerintah.”tuliss warga tersebut.

Kepala Desa Cempa, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Herman Atan dikonfirmasi radarkepri.com terkait dengan kasus diatas membenarkan.”Benar bang, namanya Aldi pegawai Honorer, Guru di desa cempa, dia bukan warga luar, melainkan warga Cempa.”katanya.

Ketika ditanya mengapa pegawai honorer mendapat bantuan RTLH, Herman Atan menjelaskan.”Masalah itu saya juga tidak tahu, karena itu-kan laporan dari RT/RW setempat. Dan juga saya ini hanya menjalankan saja. Jika Pegawai honorer itu dapat dari Badan Perencanaam Pembangunan Daerah (Bappeda) bang, jika tidak, kita juga tidak berani.”jelas Herman Atan.

Sementara Tokoh Pemuda Desa Cempa Suhardi alias Asui, dijumpai awak media ini di salah satu kedai kopi di Tanjngpinang, Sabtu (02/05) mengatakan.”Saya selaku warga setempat, sangat menyayangkan tindakan Kepala desa, karena bantuan dari pemerintah itu-kan untuk orang tidak mampu, mengapa Pegawai juga mendapat bantuan itu, sementara Aldi itu bukan warga Cempa. Namun Pegawai Honorer Aldi menjadi guru di Cempa, tapi Aldi bukan warga Cempa.”sesal Suardi alias Asui.

Dilanjutkan Asui.”Jika saya nilai, bantuan itu sarat permainan. Karena yang mendapatkan bantuan RTLH tersebut, banyak orang yang mampu. Sementara orang yang betul-betul miskin tidak mendapatkan bantuan, itu-kan aneh.”heran Asui.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sab 02 Mei 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek