| | 888 kali dibaca

Dendi Purnomo Bungkam Dikonfirmasi Penimbunan Hutan Bakau Ilegal

Inilah loaksi penimbunan hutan bakau di Tanjung Piayu Laut yang dibiarkan Bappelda Batam.

Inilah loaksi penimbunan hutan bakau di Tanjung Piayu Laut yang dibiarkan Bappelda Batam, Kamis (13/02), (foto by taherman,radarkepri.com).

Batam, Radar Kepri-Pengrusakan lahan bakau berdalih reklamasi pantai diTanjung Piayu Laut terus berlanjut. Hal terlihat jelas sewaktu awak media ini bersama Ketua LSM LAKI Perjuang 45, Hery Marhat turun kelapangan, Kamis (13/02). Pekerjaan ini sudah berlangsung lama, namun kasus pengurusakan berdalid reklamasi pantai yang di duga ilegal ini tidak tersentuh aparat penegak hukum dan Bepedalda Batam.

Hal ini di ungkapkan Hery Marhat.”Seharusnya  dinas terkait, terutama dinas Badan  Pengendalian Dampak lingkungan Daerah (Bapedalda0) kota Batam yang dipimpin Dendi Purnomo menindak pelaku-pelaku oknum perusak lingkungan ini. Yang di duga kuat tidak memiliki izin amdal, atau izin reklamasi pantai. Namum sebagaimana kita lihat dilapanganm Dinas terkait tidak bisa berbuat apa-apa terhadap pelaku.”herannya.

Bahkan ketika pihaknya melakukan konfirmasi kepada oknum yang merusak lingkungan, yang di sebut-sebut bernama  Aseng.”Si Aseng ini tidak merasa bersalah.”ujarnya.

Pihaknya berharap oknum pelaku perusak lingkungan tersebut harus di proses sesuai dengan peruturan perundangan yang berlaku. Sementara Dinas terkait harus bertanggungjawab atas rusaknya lingkungan karena ulah-ulah tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab ini. Tanpa memikirkan dampak lingkungannya, seharusnya mendapat pengawasan dan perlindungan oleh dinas terkait.”Kita berharap walikota Batam untuk mengganti dinas terkait dengan orang yang peduli dan mengerti dengan bahaya perusakan lingkungan.”Harapnya.

Sementara itu Dendi Purnomo yang di konfirmasi terkait adanya penimbunan dan reklamsi  pantai dan pengrusakan hutan bakau yang dinilai ilegal alias tanpa ijin tersebut, melaui SMS via Handppone-nya, sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Aseng yang disebut oknun yang diduga sebagai otak pelaku pengrusakan berdalih reklamasi pantai  dan rusaknya hutan bakau di Tanjung Piayu Laut tersebut di konfirmasi awak media ini melalui SMS ke ponselunya, sampai berita ini di ungah belum ada jawabannya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Kam 13 Feb 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek