| | 252 kali dibaca

Champion Never Give Up

Tim Drum Band SMPN 02 saat beraksi di kompetisi Nongsa Open Marching Band, memperebutkan piala bergilir Walikota Batam

Batam, Radar Kepri-Keberangkatan tim SMPN 2 Tanjungpinang menuju kompetisi Nongsa Open Marching Band, memperebutkan piala bergilir Walikota Batam untuk kali pertama, bisa dibilang dramatis. Berangkat sekitar pukul 11.00 Wib lebih dengan didahului doa bersama, tim sebanyak 90 siswa didampingi beberapa orang guru itu menuju pelabuhan roro Tanjung Uban. 2 bus, 1 mobil Dalmas PP Provinsi membawa peralatan drumband ditambah 1 lagi mobil Basarnas, karena bus yang disediakan tidak mampu menampung para pelajar yang tergabung dalam tim drumband.

Sedangkan orang tua/wali murid yang ikut serta mengunakan kendaraan sendiri terpisah dari para siswa/siswi. Sesampai di Tanjung Uban, tim ini tidak langsung berangkat akibat cuaca yang kurang bersahabat. Sempat terlihat seperti pusaran putting beliung, namun doa yang dihaturkan didengar yang kuasa.

Tim ini selamat sampai di Batam. namun begitu akan tampil untuk street parade dan display, tim ini diguyur hujan. Petir yang menggelegar tidak melemahkan semangat tim yang dibina oleh Normajaniah dan dilatih oleh Erwin Trianto.

Bahkan hari terakhir tanding, Kamis (23/11) drum battle dan colour guard (CG) kontes, hujan kembali menguyur kota Batam. Di bawah guyuran hujan tim ini tetap semangat bertarung menjatuhkan lawan-lawannya. Sempat dikabarkan drum battle menjadi pertandingan penutup, namun entah kenapa drum battle dimajukan dan CG kontes dimundurkan jadwalnya. Namun tetap selesai hari itu juga.

Usai pertarungan 2 kategori yang sangat menarik ini, para kontestan khusus SMPN 2 Tanjungpinang segera meninggalkan lapangan dataran Engku Putri untuk segera bersalin pakaian yang sudah basah dan berkemas untuk segera kembali ke Tanjungpinang. Mengingat jadwal roro yang tidak bisa diganti.

Saat pengumuman juara, hanya mayor dan Pembina drumband SMPN 2 Tanjungpinang yang tersisa dilapangan selebihnya sudah berangkat menuju punggur.

Karena sang mayor, Fatar Syariat dianggap yang lebih berkompoten untuk menerima berbagai piala kemenangan bagi tim ini. Dalam sesi wawancara dengan media ini, pelajar kelas 9 ini mengaku bangga, walau timnya hanya mampu meraih juara 3 umum. Tinggi semampai dibalut kulit putih, sang mayor ini tampil memukai dengan balutan seragam merah hitam ditambah songket bermotif bulat-bulat kecil, sang mayor tampil beda dengan anggota tim lainnya. Dengan tongkat mayornya, Fatar semakin gagah merapikan barisan tim dilapangan. Ia mengantikan mayor terdahulu, Masvito yang sudah lulus dari SMPN 2 tanjungpinang.

Walau berbagai rintangan, tim ini tak mau menyerah sebelum berperang, Gita Harmoni SMPN 2 Tanjungpinang berhasil memborong 7 kejuaraan, lengkapnya; drum battle juara 2, juara 2 paramandi(pemimpin perempuan dibarisan/mayorette), juara 2 kategori non brass , juara 2 kategori umum, terbaik divisi sekolah Yulia, juara 2 colourguard (CG ) kontes kategori umum, juara 2 paramandi terbaik kategori umum dan juara 3 untuk seluruh kategori dan divisi.

Sedangkan Gita Kusuma Jaya, SMPN 11 Bintan berhasil memboyong juara 3 tingkat SMP, harapan 2 tingkat umum, mayor terbaik tingkat SMP, Faris menjadi juara 1, dan lagi-lagi Faris juara 1 mayor terbaik tingkat umum. Sedangkan sang juara umum, Gita Pratama Gemilang SMPN 34 Batam memang sudah diunggulkan dari awal.

Uniknya, ternyata tim marching band sekolah ini baru dibentuk tahun 2015 lalu atas prakarsa ketua komite sekolah tersebut, Muhammad Yunus yang juga menjabat sebagai DPRD Batam. Marching bandnya berada dalam naungan tangung jawab kepala sekolahnya, Drs Trisilo,MM dan dibimbing oleh ibu Andriyani Spd dan ibu Irene SS. Dan dilatih oleh Ki Agus Muksin dan Bayu Prayuda.

Dalam aksi lapangannya tim ini membawakan lagu move ment one, pulau Bintan dan madle ketipak ketipung serta selayang pandang .

Prestasi tim ini sudah tingkat nasional, pernah menjadi juara umum kejuaraan tingkat nasional Indonesia Carnival yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Maret 2017 lalu di gedung Sumatera Expo. Juara 3 tingkat nasional  Batam Street Parade yang diselenggarakan di dataran Engku Puteri tahun 2015. Dan sederetan prestasi lainnya yang mengagumkan.(lanni)

Ditulis Oleh Pada Jum 24 Nov 2017. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek