'
| | 1.229 kali dibaca

Bupati Janji Pecat PTT Tersandung Kasus Narkoba

Drs H Tengku Muhtarudin

Drs H Tengku Muhtarudin.

Terempa, Radar Kepri-Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Drs H Tengku Muhtarudin akhirnya bicara tentang ditangkapkan Rn, oknum Pegawai Tak Tetap (PTT) karena pesta narkoba di hotel Hello Kity, milik Dharmaputra, ajudan Bupati KKA.

Menurut Bupati.”Siapa-pun yang tersandung Narkoba dan berurusan dengan hukum harus berurusan sendiri dan menanggung sendiri di saat mereka berbuat dalam keadaan sadar. Kalau PTT yang tersandung dengan hukum karena Narkoba kita akan berhentikan dan tidak lagi memperpanjangkan SK PTT-nya diberhentikan.”tegasnya.
Masih menurut Drs Tengku Muhtarudin.”Saat ini, tidak ada lagi kompensasi bagi pegawai yang tidak mengikuti peraturan, apa lagi sampai berurusan dengan hukum karena narkoba.”Tegas Tengku.

Namun Bupati tidak menjelaskan sanksi terhadap ajudannya, Dharmaputra, yang diduga menyediakan lokasi untuk “pesta” narkoba dan seks bebas di Anambas itu.”Sejak berita itu mencuat, Putra ke Batam.”sebut sumber.

Peredaran narkoba di Kabupaten Kepulauan Anambas, memang sudah sangat memprihatinkan, pihak terkait sampai saat ini belum bisa memberantas para bandar Narkoba yang semakin merajalela. Padahal letak geografis Anambas tidak begitu luas, namun pemberantasan Narkoba tidak terselesaikan juga.

Narkoba di Anambas bukan hanya beredar di kalangan masyarakat umum, namun juga sudah meluas ke sekolah hingga pemerintahan. Beberapa waktu lalu, ketika Satnarkoba Polres Natuna turun mengecek tes urine anggota Polsek Siantan, dari sekitar 11 orang polisi yang bertugas, diduga 7 orang positif mengandung narkoba. Para kepala unit di Polsek tersebut hanya dikenakan mutasi tanpa diproses hukum lebih lanjut.

Kemudian, ratusan PNS KKA juga pernah di tes urinenya, Augus Raja Unggul mengakui ada oknum PNS yang positif tes urinenya mengandung narkoba. Namun tidak dijelaskan tindakan lebih lanjut.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Rab 17 Des 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda