'
| | 1.770 kali dibaca

Besok, Pasir Timah di Laut Cibea Ditambang

Inilah kapal isap Timah Paragon sandar di pelabuhan Dabosingkep yang akan menyedot pasir timah di laut Cibea, Pekajang, Linggga.

Inilah kapal isap Timah Paragon sandar di pelabuhan Dabosingkep yang akan menyedot pasir timah di laut Cibea, Pekajang, Linggga.

Dabosingkep, Radar Kepri-PT Singkep Timas Utama (PT STU) yang selama ini di kenal masyarakat Dabosingkep perusahaan yang bergerak dalam jual beli timah.Ternyata melebarkan usahanya di bidang penambangan timah dilaut. Hal ini terbukti dengan hadirnya satu unit kapal isap timah yang bersandar di pelabuhan Dabosingkep, Senin  (30/9). Rencananya, kapal pengeruk timah di laut ini akan dilepas secara resmi, besok, Rabu (02/10) disaksikan oleh aparatur dan perwakilan masyarakat Pekajang.
Kapal dengan panjang sekitar 90 meter ini akan melakukan eksplorasi timah di perairan laut. desa Pekajang (atau di kenal juga dengan nama Cibia,red) setelah pihak perusahaan melakukan kesepakatan dengan masyarakat.
Abdul Sadar. Kepala desa Pekajang, mengatakan, masyarakat desa Pekajang telah menyetujui sesuai dengan poin-poin yang telah ditetapkan dalaam nota kesepakatan.”Masalah ini sudah ada MoU (memorandum of understanding)- nya. Masyarakat-pun sudah menyetujuinya dengan pihak perusahaan. Kami berharap pihak perusahaan dapat memenuhi poin-poin pada MoU tersebut.”ucapnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya kepada wartawan, Senin (30/9).
Dilanjutkan, pihaknya berharap potensi timah yang ada di sekitar pulau Pekajang dapat mensejahterakan masyarakat. Pulau Pekajang selama ini hanya mengandalkan bantuan pemerintah dalam hal pembangunan maupun bagi masyarakat.”Adanya investasi melalui kapal isap timah ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pembangunan di pulalu pekajang, dan juga kesejahteraan bagi masyarakat. Dan desa akan memiliki pemasukan yang bisa digunakan untuk pembangunan.”harapnya.

Abdul Sadar mengatakan.”Saat ini beberapa tokoh masyarakat pulau Pekajang sudah berada di Dabosingkep guna mengikuti prosesi pelepasan kapal isap timah tersebut.”paparnya.

Diyakini selama pasir timah dihisap, laut di seputaran pulau Pekajang akan rusak begitu juga dengan terumbu karang yang selama ratusan tahun hidup menjaga ekosistem laut. Belum diketahui teknis dan teknologi serta cara perusahaan ini menambang tanpa merusak terumbu karang.(puspandito).

Ditulis Oleh Pada Sel 01 Okt 2013. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek