'
| | 3.537 kali dibaca

Besok, Multilateral Komodo di Anambas Berakhir

Simulasi antisipasi pemadaman api dalam acara Mulilateral Komodo 2014 di Anambas.

Simulasi antisipasi pemadaman api dalam acara Mulilateral Komodo 2014 di Anambas.

Terempa, Radar Kepri-Pelaksanaan kegiatan multilateral komodo 2014 di mulai sejak 01 April hingga 4 April 2014 dipusatkan di kecamatan Siantan dan kecamatan Jemaja. Multilateral komodo 2014 di ikuti oleh 18 Negara dan 7 negara Asean plus.

18 Negara sahabat di antarnya 10 Negara Asean adalah Indonesia, Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Kemudian 7 Negara Asean plus yaitu China, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Terempa, Kecamatan Siantan diantaranya. Terempa Citytour, bazar, Shopping, Medical Civuc Action Program (Medicap) dan Engeneering Civic Action Program (Encap) serta lomba cipta menu dan wisata kuliner. Sedangkan di Kecamatan Jemaja, kegiatan yang di laksanakan adalah Mencap dan Maritime (Festival Padang Melang dan atraksi Seni Budaya Daerah).

Kegitana Multilateral di mulai dengan pelaksanaan penanggulangan Bencana Kebakaran dan evakuasi laut, mendukung kegitan multilateral komodo 2014 yang di selenggarakan Bakesbangpol dan PBD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dan Danlanal Tarempa. Pelaksanaan evakuasi kebakaran yang di lakukan di lapangan Sulaiman Abdullah di saksikan Bupati Anambas Drs, T. Mucktarudin dan Danlanal Letkol Laut (P) Agung Jaya Saktika, Danramil, Kapten Subagio turut menyaksikan kegiatan tersebut.

Selasa (01/04) kegiatan simulasi yang melibatkan anggotas personil Angkatan Laut, Satpol PP, Polri, puskesmas yang menceritakan tentang Kabupaten Kepualaun Anambas adalah daerah yang terdiri dari gugusan pulau-pulau besar dan kecil dengan 98 persen wilayah terdiri dari lautan dan 2 persen daratan. Selain similasi kebakaran di darat juga melakukan simulasi laut dengan penyelamatan saat terjadi gempa dan stunami yang memakan korban dan tim AL melakukan penyelamatan terhadap korban – korban yang terdampar di laut. Kegitan pelaksanaan multilateral komodo di kabupaten Kepulauan Anambas memiliki makna dan nilai strategis bagi perkembangandan kemajuan daerah yang di anggap Anambas adalah Kabupaten baru dan salah satu destinasi pariwisata di propinsi kepulauan Riau. Selain di harapkan membuat hubungan baik antar negara secara politik Nasional juga di harapkan membantu mengatasi permasalahan pembangunan yang di hadapi masyarakat saat ini seperti permasalahan kesehatan dengan bakti sosial Kesehatan (Mencap) dan permaslahan Infra struktur desa (Encap). Bupati Anambas Drs, T. Muchtarudin saat konfrensi pers di markas Angkatan Laut yang di dampangi Kolonel Agung Jaya Saktika menjelaskan.”Tadi kita sama-sama sudah menyaksikan pembukaan multilateral Komodo 2014 dengan menggelar simulasi di darat maupun di laut. Seandainya suatu saat bencana terjadi di Anambas, kita semua sudah siap. Pelaksanaan di tiga tempat khususnya Anambas merupakan kerja sama dengan Angkatan Laut (AL) dan masyarakat.”terang Danlanal.

Ditambahkan Danlanal, ada 120 orang marinir di bagi 10 Desa untuk membantu masyarakat kegiatan  yang di sambut positif warga ini.”Kegiatan ini, juga secara tidak langsung mengenalkan potensi pariwisata karena di ekspos di beberapa Negara, apa lagi untuk membantu infrastrutur kesehatan.”jelasnya.

Dikatakan Danlanal, kegiatan ini juga sekaligus sebagai ajang pariwisata untuk mempromosikan kepada tamu agar merasa puas dengan keindahan alam anambas.”Kita juga berharap kegiatan sosialisasi, ini tamu asing mau datang ke Anambas.”ujarnya.

Sedangkan untuk masalah kegiatan ini, dari awal sudah dipersiapkan dan dirancang dengan menggunakan anggaran APBD melalui SKPD terkait. Untuk dana infrastruktur yang di gunakan, seperti pembangunan jalan jembatan, menggunakan dana infrastruktur yang di laksanakan tiap tahun pelaksaan dan perencanaannya di limpahkan pada Desa yang telah disetujui DPRD.

Kolonel Letkol Laut (P) Agung Jaya Saktika menambahkan terkait anggaran dana pelaksanaan multilateral Komodo menjelaskan.”Untuk anggran pelaksanaan pelatihan bagi TNI AL di biayai oleh AL itu sendiri, bukan menggunakan Anggaran Pemda. Untuk pasukan yang di datangkan bertujuan membantu infrastruktur desa. Kemudian para Dokter yang datang, juga bukan menggunakan dana pemerintah daerah melainkan anggaran dari Angkatan Laut itu sendiri.”terangnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan Multilateral pemerintah daerah KKA menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas di tetapkan Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai salah satu tempat pelaksanaan kegiatan ini. Pemkab memberikan dukungan dalam mencapai kesuksesan pelaksanaan Multilateral Komodo 2014.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Rab 02 Apr 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek