'
| | 783 kali dibaca

Besaran ADD Tergantung Rentang Kendali Dan Kebutuhan Desa

Sosialisasi ADD di Sapta Pesona Dabosingkep.

Sosialisasi ADD di Sapta Pesona Dabosingkep pada Rabu (19/02).

Lingga, Radar Kepri-Anggaran Dana Desa (ADD)  tahun 2014 yang berada di desa-desa yang ada di wilayah kabupaten Lingga tidak perlu lagi banyak mengajukan proposal ketingkat kecamatan maupun kabupaten guna menghimpun dana dalam melakukan kegiatan di desa, sebab sudah dapat di tanggulangi melalui ADD.
Hal tersebut di sampaikan  oleh, Rudi Pallo, kepala badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Lingga dalam rapat pembahasan rancangan peraturan bupati (Perbup) tentang pedoman pelaksanaan ADD. Yang di gelar di gedung Sapta Pesona, kelurahan Dabo, kecamatan Singkep, Rabu (19/02).

Rudi mengatakan, selama ini banyak proposal yang masuk di kecamatan dan kabupaten hanya untuk kegiatan yang dilaksanakan di desa-desa.  Menyikapi hal itu, pemerintah daerah kabupaten Lingga melalui Perbup sudah mengatur pengunaan Dana Anggaran Desa. Nantinya di dalam pengelolaan ADD, agar desa dan Badan Permusyawaratan Desa (PBD) harus-lah sepakat.”Agar tidak salah dalam mengunakan anggaran.”harap Rudi dalam rapat seluruh kepala Desa singkep dan Singkep Barat.
Sementara, Gunawan kepala sub bidang BPMPD, menyampakai besaran anggaran dana desa (ADD) tergantung dari rentang kendali dan kebutuhan desa-masing-masing, dan proposal yang di ajukan juga harus sesuai dengan RPJMD.”Dalam pengelolaan besaran anggaran ADD, dari seratus persen yang di gelontorkan 30 persen  untuk operasional desa.”Ujarnya.

Sementara untuk BPD.”Nantinya dapat dipergunakan 30 pesen untuk pembangunan berupa fisik, sedangkan 40 persen diperuntukan bagi pemberdayaan.”pungkas (muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Rab 19 Feb 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda