' '
| | 1.803 kali dibaca

Berdalih Tak Ada Anggaran, SAR Tolak Jemput Korban Kapal Bocor

Hamdan, ketua Tagana Kota Tanjungpinang.

Hamdan, ketua Tagana Kota Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebuah kapal kayu dari Tembilahan menuju Tanjungpinang bocor, akibatnya satu keluarga yang menumpang kapal pengangkut dedak dan jagung iti nekad meloncat kelaut. Setelah terapung 7 jam, 5 orang tersebut akhirnya tersangkut dijaring nelayan diperairan pulau Berjung, Kecamatan Senayan, Kabupaten Lingga. Ironisnya, SAR Tanjungpinang yang dimintai pertolongan enggan membantu dengan dalih tak punya anggaran.

Hal ini disampaikan Hamdan, ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) kota Tanjungpinang, Selasa (20//12) pada radarkepri.com. Menurut Hamdan, mereka yang nekad meloncat ke laut itu adalah Rian, Raja Putra, Raja Putri, Asni dan Adek. perairan pulau Berjung, kecamatan Senayang , 7 terapung.”Saya dapat kabar dari Ismail tentang adanya 5 orang yang diselamatakan nelayan. Saya telpon SAR untuk menjemput, tapi SAR bilang tak ada anggaran.”ucap Hamdan dengan nada kesal.

Hamdan kemudian memerintahkan kapal Tagana Tanjungpinang untuk berangkat dan menjemput korban tersehut.”Besok, para korban tiba di Tanjungpinang, saya dan Dinsos akan menjemput mereka.”tambah Hamdan.

Ditulis Oleh Pada Sel 20 Des 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek