| | 693 kali dibaca

Belasan Milar Dana Untuk Kelurahan se-Kota Batam “Raib”

Hery Marha dan Agussagiman-

Hery Marhat dan Agussagiman.

Batam, Radar Kepri-Tahun 2013 ini, Pemko Batam mengalokasikan Rp 250 juta untuk setiap kelurahan yang ada di Kota Batam. Namun hingga September 2013, dana tersebut belum diterima kelurahan.Padahal dana tersebut seharusnya sudah bisa digunakan oleh masyarakat kelurahan pada bulan Maret 2013 lalu. Namun sampai saat ini, dana tersebut belum dicairkan oleh pemerintah kota Batam kepada kelurahan-kelurahan.

Hal ini diungkapkan seorang sumber yang  enggan namanya dipublikasikan pada awak media ini, Jumat (06/09) di Batam Centre. Dana tersebut merupakan penyeimbang program pemerintah, yaitu PNPM mandiri yang dianggarkan dari pusat (APBN,red ) yang lebih dikenal dengan singkatan  PK, singkatan dari bana percepatan Pembangunan Kelurahan. Anggaran ini sudah bergulir dari tahun 2009 sampai tahun 2012.”Dikolola oleh Ketua PNPM  Edi Sucipto, yang waktu itu tidak pernah terjadi masalah.”Ungkap sumber.

Masih sumber akan tetapi pada tahun 2013 ini belum ada kejelasan. Anehnya lagi, dana tersebut seharus sudah bisa dinikmati oleh masyarakat kelurah pada bulan tiga lalu. Tentu hal menjadi ke kuatiran dan mencurigakan di tengah-tengah masyarakat.”Karena dana tersebut sangat besar lebih kurang besarnya mencapai Rp 18,5 Miliar. Yang harus dibayarkan oleh pemerintah kota Batam, kepada 74 kelurahan yang ada dikota Batam.’ujarnya.

Pihaknya menilai, sebagai masyarakat yang berdomisili di salah satu di kelurahan.”Pemerintahan kota Batam diduga dana tersebut sengaja diulur-ulur pengeluarannya oleh oknum pejabat Pemerintahan kota Batam. Dengan niat tertentu, untuk kepentingan pribadinya yang menjadi korban masyarakat, karena seharusnya sudah bisa menikmati dana bantuan tersebut.”jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Hery Marhat ketua LSM Laskar Anti Korupsi Pejuang (LAKI-45) kota Batam. Mengatakan kepada awak media ini melalui ponselnya, Jumat (06/09).”Dana bantuan percepatan pembangunan kelurahan tersebut sangat dibutuhkan oleh kelurahan yang ada di kota Batam. Seharusnya pemerintah kota Batam tidak boleh menahan dana tersebut, karena Dana sebesar Rp 250 juta itu sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.”jelasnya.

Namun lanjut Hery sapaannya, menduga dana yang dianggarkan anggaran APBD kota Batam tersebut sarat dengan kongka-lingkong”Coba bayang, besar bantuan percepatan pembangunan  kelurahan tersebut sebasar Rp 250 juta perkelurahan di kali 74 kelurahan yang dikota Batam lebih kurang sebasar Rp 18,5 miliar. Kalau di simpan di Bank dalam bentuk deposito,  tentu bunganya  akan menggairakan bagi para oknum pejabat terkait.”jelasnya.

Karena, lanjt Hery, di seluruh indonesia dana percepatan pembangunan keluruhan tersebut sudah disalurkan oleh pemerintahannya masing-masing.”Namun di kota Batam, sampai saat ini dana tersebut belum dicairkan kepada keluruahan, tentu hal ini ada keanehan.”sebutnya dengan nada heran.

Pihaknya meminta Kejati kepri untuk mengusut dugaan kongkalingkong yang dilakukan oleh pejabat-pejabat terkait.”Kalau toh, dana tersebut akan dicairkan sekarang. Tentulah proyek yang memakai dana itu akan dikerjakan asal jadi. Karena baru di realisasikan menjelang akhir tahun. Bagaimana pula membuat laporan pertanggung jawabannya, sementara semua proyek yang memakai uang negara harus dipertanggung jawabkan setiap tahun.”ujarnya

Sementara itu Agussahiman Sekdako Batam sebagai pejabat penanggungjawab  penggunaan anggaran di pemerintahan kota Batam di komfirmasi awak media ini terkait “raibnya” belasan miliar dana untuk Kelurahan itu melalui ponselnya, Jumat (06/09). Sampai berita ini diturukan belum ada jawabannya.

Dalam catatan media ini, Kota Batam memiliki 12 Kecamatan dengan jumlah 74 kelurahan dengan rincian, Kecamatan Batam Kota terdapat 7 kelurahan, Batu Aji 5 keluharan, Kecamatan  Batu Ampar 7 Kelurahan, Kecamatan Belakang  Padang 7 Kelurahan, Kecamatan Bengkong 5 Kelurahan, Kecamatan Bulang 6 Kelurahan, Kecamatan Galang 8 Keluruhan, Kecamatan Lubuk Baja 6 Kelurahan, Kecamatan Nongsa 5 Kelurahan, Kecamatan Sagulung 6 Kelurahan, Kecamatan Sungai Beduk 4 Kelurahan dan Kecamatan Sekupang sebanyak 8 Kelurahan.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sab 07 Sep 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda