' '
| | 5.644 kali dibaca

Begini Kronologis Aksi Bejat Haji Hai

Tersangka pemerkosa, Haji Khairani alias Haji Hai.

Tersangka pemerkosa, Haji Khairani alias Haji Hai.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Bunga (15) korban perkosaan Haji Khairani alias Haji Hai (59) tidak menyangka dan tidak pernah menuduga dirinya akan diperkosa. Karena selain menyandang status sosial sebagai orang haji, usianya juga terpaut jauh. Begini kronologis pencabulan yang dialami Bunga seperti disampaikan korban ke Kapolsek Bukit Bestari (BB) Kompol Zulkarnain.

Menurut Kapolsek, antara Bunga dan Haji Hai suda lama kenal, begitu juga dengan orang tua Bunga di Jemaja.”Pak haji itu punya usaha peternakan.”sebut Kapolsek.

Karena sudah lama kenal, pada liburan ini, Haji Hai menawarkan Bunga untuk liburan di Tanjungpinang bersama Mawar (bukan nama sebenarnya, red). Ketiga berangkat ke Tanjungpinang dan sampai di pelabuhan Sri Bayintan, Kijang pada Selasa (22/12) malam. Bunga dan temannya berangkat dari Terempa bersama Haji Hai, ternyata berangkat ke Tanjungpinang tanpa sepengetahuan orang tuanya.”Mereka mengaku pada orang tuanya ke Tanjungpinang bersama teman-teman SMP-nya. Bukan bersama Haji Hai.”kata Kapolsek.

Tiba di Pelabuan Sri Bayintan, Kijang, ketiga menuju Jl Ir Sutomo (dulu Jl Pancur,red) menginap di sebuah kamar di hotel Nirwana.”Tapi pak Haji hanya mengambil satu kamar saja dengan alasan mahal kalau ambil dua kamar, padahal korban dan temannya minta dua kamar. Tapi pak haji hanya mengambil satu kamar saja.”terang Kompol Zulkarnain, Kamis (24/12) pada radarkepri.com diruang kerjanya.

Malam itu, setelah chek-in, ketiganya kemudian makan di Pujasera Suka Berenang. Setelah makan malam, ketiganya kembali ke kamar. Sekitar pukul 23 00 Wib, Haji Hai mengajak kedua remaja itu karoke di Cosmos, masih kawasan Suka Berenang.”Di karoke itu, Bunga dan temannya mengaku hanya minum soft drink merek soya. Tapi pak Hai minum bir hitam, staout. Kedua remaja ini ditawari bir, tapi menolak. Didalam kamar karoke itu ada orang lain juga yang tidak dikenal korban.”terang Kapolsek.

Rabu (23/12) sekitar pukul 02 30 Wib, ketiga kembali ke kamar hotel.”Saat itu ada teman SMP keduanya datang dan mengajak Mawar berbicara di lobi hotel. Sedangkan Bunga didalam kamar bersama Haji Hai.”tambah Kapolsek.

Beberapa saat kemudian Bunga mengaku gerah dan pergi ke kamar mandi untuk mandi, usai mandi. Bunga berniat tidur, baru beberapa menit ditempat tidur, Haj Hai yang sudah teller itu meminta Bunga melakukan hubungan suami istri, namun ditolak korban. Haji Hai tak kurang akal, kemudian menggerayangi remaja bertubuh bongsor ini.

Tersangka pemerkosaan, Haji Khairani alias Haji Hai saat di sel Mapolsek Bukit Bestari.

Tersangka pemerkosaan, Haji Khairani alias Haji Hai saat di sel Mapolsek Bukit Bestari.

Entah takut atau letih, Bunga yang awalnya menolak akhir hanya diam. Diamnya Bunga ternyata diartikan lain alias setuju oleh pak Haji, sehingga Haji Hai dengan leluasi menyetubui korban. Setelah urusan “arus bawah” haji Hai tuntas, keduanya tidur. Namun sekitar 15 menit kemudian, Mawar datang bersama seorang temannya dan menggedor pintu kamar.”Kami diapakan sama pak Haji ?.”tanya Mawar pada Bunga sebagaimana diulang Kapolsek.

Korban, masi menurut Kapolsek tidak menjawab, tapi menyilangkan jempol diantar telunjuk dan jari manisnya yang melambangkan berhubungan badan.

Mendengar jawaban Bunga, temanya langsung pergi menuju kantor polisi.”Malam itu juga, Haji Hai ditangkap, langsung kita jebloskan ke penjara.”tutur Kompol Zulkarnain.

Pihak kepolisian kemudian mengubungi keluarga korban di Jemaja dan meminta Bunga tetap di Mapolsek Bukit Bestari dulu.”Informasinya, pihak keluarga korban akan tiba hari Sabtu (26/12) di Tanjungpinang. Jadi untuk sementara Bunga di Mapolsek saja, tapi bukan ditahan. Dia di Mapolsek BB atas permintaan orang tuanya dan saat ini didampingi dua orang komisioner KAPD Kepri.”pungkas Kapolsek.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Ming 27 Des 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek