' '
| | 8.694 kali dibaca

Baru Buka, Konsumen Temukan Belatung di KFC Bintan Center

Inilah humberger di KFC di Bintan Center yang ditemukan belatung oleh konsumennya.

Inilah humberger di KFC di Bintan Center yang ditemukan belatung oleh konsumennya.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Seorang wanita muda mengunggah informasi di akun Facebook (Fb) tentang temuannya rumah makan cepat saji, Kentucky Fried Chiken (KFC) di Jalan D I Pandjaitan batu 9 komplek Bintan Center, ada belatung (ulat) yang menempel di makanan tersebut, Rabu (07/10).

Mendapatkan informasi tersebut, awak media ini langsung melakukan cross chek ke KFC guna konfirmasi. Seorang manejer yang tidak menyebutkan namanya diruangan makan para pengunjung KFC tersebut dan langsung dikonfirmasi terkait dengan hal diatas”Maaf pak, masalah itu saya tidak bisa memberikan komentar. Bapak hubungi saja orang yang bertanggungjawab di Batam bernama Ali Imran.”katanya sambil memberikan nomor telpon kantor cabang Batam Ali Imran yang disebutnya bertanggungjawab dengan permasalahan tersebut.

Dihubungi, radarkepri.com melalui telpon terkait dengan informasi tersebut, Ali Imran menjelaskan”Kita bekerja sudah sesuai prosedur, mereka membeli makanan secara Driv-Thru dan sudah di bawa pulang bukan dimakan dilokasi.”kata Ali Imran.

Ditambahkan Ali Imran.”Kalau konsumen tersebut memakan makanan yang di beli di KFC, itu bisa kita terima, ini makanan sudah di bawa pulang, itu tidak bisa dibuktikan bahwa makanan itu ber ulat. Apa mungkin makanan sudah dimasak, bisa ditemukan ulat atau belatung.”terangnya. Arti dari Driv-Thru adalah, bisnis yang melayani pelanggan yang menunggu di kendaraannya. Pesanan diterima dan barang atau layanan disajikan menggunakan jendela atau mikrofon, sementara pelanggan tetap menunggu di kendaraannya.

Cara ini pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1940-an, namun kemudian menyebar ke negara lain. Di Indonesia sendiri, drive-through diubah namanya menjadi drive-thru, oleh seseorang birokrat bernama Ir Nabil Fauzan. Akan tetapi, tak ada informasi lebih lanjut mengenai birokrat tersebut sehingga pencetus drive-thru di Indonesia masih semi-anonim. Pantaua radarkepri.com dilokasi KFC Rabu (07/10) konsumen membeli makanan terlihat tidak terusik dengan informasi yang disebar melalui jejaring social FB tersebut. Bahkan ada yang bersesak-desakan, sehingga beberapa pelayan KFC sibuk melayani konsumen.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 07 Okt 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek