''
| | 550 kali dibaca

Banjir di Terempa, Dua Meninggal Satu Hilang

Beginilah kondisi Terempa, Senin (15/01).

Anambas, Radar Kepri-Musibah banjir dan longsor yang melanda Jemaja dan Terempa makan korban. Dua warga dilaporkan meninggal dunia satu orang hilang akibat musibah ini.

Informasi yang dihimpun radarkepri.com dilapangan pada Senin (14/01). Curah hujan sudah mereda sehingga ketinggian air sudah mulai surut.” Kita berharap tidak hujan malam ini. Karena kalau hujan bisa gawat sebab saat air laut sedang pasang, bisa bergabung tu air.” tulis Fadil Hasan saat ┬ádi konfirmasi radarkepri.com via WA-nya.

Dalam musibah ini, dua korban dilaporkan meninggal di Tarempa, yakni.Baharuddin (63), terkurung dirumahnya dalam keadaan sakit dan terlambat dievakuasi.

Korban kedua bernama Lince (29), meninggal akibat tertimpa barang-barang dirumahnya yang terkena banjir .

Jenazah salah seorang korban saat akan di sholatkan.

Sedangkan satu korban, kabarnya masuk lubang di bebatuan. Hingga berita ini dimuat, korban belum ditemukan oleh tim pencari dan relawan akibat derasnya air sperti air.

Selain menelan korban jiwa, infrastruktur jalan yang baru dibangun pemda Anambas rusak berat.”Butuh dana milyaran rupiah untuk perbaikan. Ratusan warga masih tinggal dipengungsian.Semoga malam ini tidak hujan.”harap Fadil.

Banjir menggenangi Kelurahan Tarempa, hampir 75 persen dari 16 RT hanya 1 RT yang tak terkena musibah. Menjelang malam, satupun makanan belum dapat didistribusikan. Karena sore ini baru dinas sosial mendirikan dapur umum.”Kami di Kelurahan Tarempa membuka posko di Kantor kelurahan. Bagi para dermawan yang ingin menyumbangkan Rezekinya, siap kami tampung.”terang Fadil Hasan.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 15 Jan 2018. Kategory Anambas, Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek