' '
| | 1.264 kali dibaca

Balap Liar Makin Merajalela di Bulan Puasa

Aksi balap liar di bulan puasa yang makin merajalela, polisi diminta bertindak tegas dan keras sebelum jatuh korban, Senin 22 Juli 2013. (foto by chendy tan, radarkepri.com)

Aksi balap liar di bulan puasa yang makin merajalela, polisi diminta bertindak tegas dan keras sebelum jatuh korban, Senin 22 Juli 2013. (foto by chendy tan, radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Bulan suci Ramadhan ternyata tidak menyurutkan aksi balap liar di Tanjungpinang. Hanya saja jadual balap liar yang diduga menjadi ajang latihan untuk “menjambret” ini berubah. Pada hari biasa, aksi balap liar ini digelar pada jam 24 00 Wib hingga subuh. Namun di bulan penuh rahmat ini, para pembalap liar ini menggeber motornya pada jam 05 00 Wib hingga jam 07 dengan lokasi di depan Mall Ramayana, Jl Wiratno.

Maraknya aksi “alap-alap” balap liar di bulan Rahmadhan di Kota Tanjungpinang membuat para pengguna jalan resah dan ketakutan untuk melewati jalan Basuki Rahmat dan Wiratni yang selalu digunakan oleh para pembalap liar. Bahkan pengguna kendaraan beroda empat maupun roda dua yang melintasi daerah itu-pun di bentak dan di maki-maki oleh pembalap tersebut.

Pantauan media ini dilapangan, terlihat para pembalap liar bukan hanya menggeber motornya di jalan Basuki Rahmat. Tetapi para pembalap liar ini berpacu di Jl.Wiratno, tepatnya di depan Mall Ramayana Tanjungpinang. Karena, daerah tersebut terlihat sepi sehingga pembalap liar leluasa menggeber motornya.

Pada Senin (22/07) sekitar pukul 05 00 Wib, terlihat 2 unit mobil patroli dari Polsek Bestari dan Polresta Tanjungpinang menggelar patroli di Jl Basuki Rahmat dan Jl.Wiratno termasuk depan Mall Ramayana, Tanjungpinang. Melihat dua unit mobil patroli itu menuju ke arah mereka, para pembalap liar ini berhamburan melarikan diri.

Setelah mobil patroli itu tak terlihat lagi, para pembalap liar ini kembali ke Jl Basuki Rahmat dan Jl Wiratno untuk menggelar balap liar ini. Aksi kucing-kucingan para pembalap liar ini tentu saja membuat tanggapan miring dari masyarakat.

Informasi di himpun media ini di lapangan dari seorang nara sumber yang enggan namanya ditulis  mengatakan.”Balap liar sekarang makin merajarela dan brutal. Sehingga para pengendara motor maupun mobil resah dan ketakutan untuk melintasi daerah itu.”ujarnya.

Seorang pembalap liar yang enggan namanya di tulis mengatakan.”Polisi tak mungkin bisa mencegah balap liar ini karena di beking oleh oknum.”sesumabr pembalap liar tersebut.

Ketika di tanya media ini siapa yang membeking aksi balap liar ini.”Kalau abang mau jelas siapa yang beking wilayah ini. Silahkan abang turun sendiri dan mengecek sendiri. Nanti juga tahu siapa bekingnya.”jelas sumber.

Warga berharap Kapolres Tanjungpinang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Patar Gunawan Aritonang bertindak tegas pada para pembalap liar. Juga pada anggotannya jika terbukti membeking balap liar.”Ditempatkan saja dua atau 3 orang petugas Satlantas di dua jalan itu sudah efektif menghentikan balap liar itu.”kata Desi, seorang warga Jl Basuki Rahmat.

Karena, lanjut Desi, jika Polisi patroli selesai digelar, para pembalap itu akan kembali ke Jl Basuki Rahmat dan Jl Wiratno dan kembali menggelar balap liar.(chendy)

Ditulis Oleh Pada Sen 22 Jul 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda