'
| | 1.939 kali dibaca

Bakesbangpol Anambas Himbau Masyarakat Sukseskan Pilkada

Logo Kabupaten Kepulaun Anambas.

Logo Kabupaten Kepulaun Anambas.

Anambas, Radar Kepri-Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menghimbau agar seluruh masyarakat berperan serta dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) periode 2015-2020.

Himbauan disampaikan Kepala Bidang Politik Bakesbangpolinmas Pemkab Anambas, Agustian.”Tanpa peran serta masyarakat mustahil pelaksanaan pemilihan kepala daerah bisa berjalan dengan lancar. Karena itu, kami mengimbau pada seluruh masyarakat agar ikut berperan aktif dalam melaksanakan pesta demokrasi yang digelar sekali dalam lima tahun. Tanpa peran masyarakat mustahil pelaksanaan pemilihan mulai dari tahapan pemilihan bisa berjalan dengan dan lancer.”terang Agustian pada sejumlah wartawan baru-baru ini.
Agustian juga menambahkan, selama dalam melaksanakan tahapan pemilihan kepala daerah masyarakat perlu mewaspadai adanya isu-isu dari oknum yang tidak bertanggungjawab yang menginginkan agar pemilihan kepala daerah tidak berhasil. Jika hal itu sampai terjadi maka masyarakat juga yang akan dirugikan karena untuk menentukan kepala daerah selama satu periode sepenunhya ada ditangan masyarakat.”Kita juga mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap adanya oknum yang tidak bertanggungjawab yang menginginkan agar pelaksanaan Pilkada ini tidak berjalan sukses. Ini perlu kita waspadai bersama demi suksesnya pelaksanaan pemilukada. Pemilukada ini merupakan tolak ukur pembangunan masyarakat dalam lima tahun kedepannya”bebernya.

Menurut Agustian, pelaksanaan pemilihan berjalan dengan baik dan lancar masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang diuntungkan. Sehingga semua program pembangunan bisa berjalan dengan baik. Jika ada masalah, maka proses pembangunan juga bisa terganggu.”Intinya kesadaran masyarakat, masyarakat harus jeli dalam melihat situasi dan kondisi dan perkembangan serta isu politik yang sedang berlangsung. Kalau terjadi misalnya keributan maka pembangunan juga akan terganggu secara otomatis maka masyarakat serta pemerintah akan rugi atas terjadinya peristiwa itu. Kita berharap agar masyarakat kabupaten kepulauan Anambas semakin dewasa dalam berpolitik.”harapnya.
Berbeda pandangan atau pendapat, kata Agustian, merupakan hak setiap orang dan hal itu harus dihargai oleh semua pihak. Namun berbeda pendapat bukan berarti harus memaksakan kehendak kepada orang lain namun menilai pendapat tersebut untuk kemajuan bersama.”Beda pendapat dan pandangan itu wajar, apalagi beda pilihan namun jangan perbedaan itu menimbulkan konflik tapi perbedaaan itu untuk kebersamaan. Itulah namanya demokrasi.”pungkasnya.(red)

Ditulis Oleh Pada Rab 22 Jul 2015. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda