' '
| | 1.240 kali dibaca

Anggota Dewan Tak Pernah Hadir Dalam Safari Ramadhan Pemko Tpi

Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika buka bersama dengan Sekdako, Drs Riono M Si di halaman Masjid Baitul Mukminin, Perum Kijang Kencana IV


Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika buka bersama dengan Sekdako, Drs Riono M Si di halaman Masjid Baitul Mukminin, Perum Kijang Kencana IV, Jumat (11/07).

.Tanjungpinang, Radar Kepri-Safari Ramadhan hari ke 14, Jumat (11/07), Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH bersama rombongan SKPD, Camat dan Lurah bersilaturahmi dengan jemaah dan pengurus Masjid Baitul Mukminin, Perum Kijang Kencana IV, RT 05 RW IX, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika menyampaikan sambutan di Masjid Baitul Mukminin, Perum Kijang Kencana IV.

Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika menyampaikan sambutan di Masjid Baitul Mukminin, Perum Kijang Kencana IV, Jumat (11/07).

Selain para pejabat tersebut diatas, dalam rombongan safari Ramadhan 1435 H/2014 M juga terlihat Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang yang baru dilantik 2 hari yang lalu, Drs Riono M Si dan mantan Sekdako yang juga Asisten Umum, Syahrial Evi dan ketua tim penggerak PKK Kota Tanjungpinang Hj Yuniarni Pustoko Weni.
Selama media ini mengikuti safari Ramadhan yang digelar Pemko Tanjungpinang, sejak hari ke-2, baik itu safari Ramadhan Walikota maupun Wakil Walikota, tidak terlihat seorang-pun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kota Tanjungpinang berpartisipasi.
Begitu juga ketika Walikota dan rombongan menggelar safari Ramadhan di Masjid Baitul Mukminin, Jumat (11/07). Padahal dalam papan laporan keuangan Masjid Baitul Mukminin, nama Maskur Tilawahyu SH, anggota DPRD Kota Tanjungpinang menjabat ketua dengan bendahar Hasrul Defri S Sos.
Usai sholat Tarawih dan Witir, dDalam sesi tanya jawab guna menjaring aspirasi warga Perum Kijang Kencana IV, mencuat dua pertanyaan krusial, sekaligus harapan dan penyelesaian terhadap persoalan di daerah tersebut.
Pertama, masalah lahan SD 016 yang telah dibangun sejak 2 tahun lalu namun tak kunjung bisa dimanfaatkan warga. Karena status lahan bermasalah.”Pemilik lahan dan warga belum menemukan kata sepakat, bahkan persoalan tanah itu sampai ke Kepolisian. Bagaimana solusinya pak ?.”tanya warga Perum Kijang Kencana IV.
Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH menguraikan langkah dan proses yang telah dilakukan.”Saya sudah berbicara dengan kedua belah pihak, termasuk pihak kepolisian sehingga ditemukan kesepakatan dan permasalahan hukum masalah tanah tersebut diselesaikan dengan kekeluargaan.”terang Lis.
Namun persoalan kembali muncul ketika penjaga lahan tersebut menghalang-halangi petugas BPN bersama Camat dan Lurah turun kelapangan untuk mengukur lahan guna menentukan sempadan. Terhadap hal ini, Lis meminta Lurah dan Camat menyelesaikan secara arif dan bijak, karena sebelumnya antara warga dan pemilik lahan telah ada perdamaian.”Pak Lurah dan pak Camat, masalah yang telah diselesaikan ini. Tolong diperkuat dengan surat pernyataan dari pemilik lahan dan warga, yang menerangkan masalah tanah ini telah selesai. Sehingga program pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mengaktifkan SD 016 itu bisa dilaksanakan tahun ini juga.”kata Lis sambil melihat Camat Tanjungpinang Timur dan Lurah Kijang Kencana.
Selanjutnya, masalah kedua tentang masih seringnya terjadi banjir di daerah tersebut akibat kecil dan dangkalnya saluran drainase (parit). Menyikapi persoalan ini, Lis menerangkan, pada tahun 2014 ini telah ada proyek pembuatan parit di Perum Kijang Kencana.”Hanya saja proyek tersebut belum dilelang sehingga belum dapat dilaksanakan. Keterlambatan ini terjadi karena minimnya pejabat di bagian Cipta Karya di dinas PU. Insya Allah, dalam waktu dekat akan dilelang proyek drainase di Perum Kijang Kencana ini sehingga dapat dikerjakan.”terang Lis.
Beberapa persoalan lain juga mencuat, seperti minimnya SMA di Kecamatan Tanjungpinang Timur. Padahal jumlah penduduk diwilayah ini paling padat jika dibandingkan dengan kecamatan lain.”Kita sudah membebaskan lahan di kawasan Lembah Asri untuk memindahkan SMAN 05 ke lokasi tersebut. Kemudian SMA 14 juga akan kita bangun, saat ini kita sedang mencari lahan yang tepat.”beber Lis.
Dilanjutkan Lis.”Saat ini, kami juga sedang melobi agar SMA PGRI itu dijadikan Negeri. Mudah-mudahan pihak PGRI mau menerima tawaran kita untuk menegerikan SMA PGRI tersebut.”pungkas H Lis Darmansyah SH.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 12 Jul 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

3 Comments for “Anggota Dewan Tak Pernah Hadir Dalam Safari Ramadhan Pemko Tpi”

  1. Bona Nababan

    Ibadah bukan seremonial pak irfan jangan dijadikan propaganda masalah ibadah. . . .

  2. ngapai juga hadir kl sekedar seremonial, karena kebijakan tak seperti pimpinan daerah sebelumnya, jaman bu TATIK hingga jauh sebelum itu, sebelum daerah ini dipimpin oleh PDI P, setiap bulan suci rumah makan/warung kopi dan panti pijat dihimbau untuk menutup sebagian tempat usahanya demi menghormati orang berpuasa, apalagi darah ini adalah daerah Melayu yang berpedoman pada adat bersendikan sara, sara bersendikan kitabullah. sejak LIS dan SAHRUL dari PDI P memimpin,,, penghormatan terhadap umat Islam yang beribadah sangat jauh berkurang walau pun mereka itu beragama Islam,,, beginilah kalo yang berkuasa dari PDI P…. hai umat Muslim buka mata mu liat disekeliling mu….

  3. Politik adalah politik
    Agama adalah agama

    Jangan bawa nama agama ke dalam politik dan hargai agama lainnya.
    Semua agama sama, tergantung dari amal dan ibadah anda.

Komentar Anda