' '
| | 918 kali dibaca

Anggaran Pemeliharan Jalan Lingkungan di PU Kota Dipertanyakan

Jl Lorong Banjar yang rusak parah dan sering terjadi kecelakaan.

Jl Lorong Banjar yang rusak parah dan sering terjadi kecelakaan. Padahal setiap tahunnya Pemko Tanjungpinang melalui DPU mengalokasikan puluhan juta untuk perawatan jalan yang masuk klasifikasi jalan lingkungan tersebut.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Rusaknya sejumlah insfrastruktur jalan di beberapa ruas jalan di Kota Tanjungpinang di keluhkan dan meresahkan warga. Terutama warga yang melintas di Jl Lorong Banjar dan Jl Mawar di kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Hingga Jum’at (07/06) jalan tersebut belum juga diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tanjungpinang. Padahal setiap tahun pemerintah Tanjungpinang mengucurkan dana senilai hampir Rp 80 juta guna perawatan jalan lingkungan. Namun. Sudah hampir 3 tahun belakangan ini, jalan lingkungan, seperti Jl Lorong Banjar dan Jl Akau Potong Lembu serta Jl Mawar tidak pernah diperbaiki. Kemana raibnya anggaran pemeliharaan jalan tersebut ?.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang, Robert Pasaribu diharapkan memerintahkan anak buahnya untuk memperbaiki insfrastruktur jalan umum tersebut. Karena, sudah hampir 6 bulan menjabat Kadis PU Kota Tanjungpinang, namun belum terlihat kinerjanya.

Pantauan media ini dilapangan, bukan hanya jalan Lorong Banjar saja yang rusak parah. Namun jalan Pelantar II, Jl Batu 8 menuju Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) juga mengalami kerusakan. Rusaknya jalan tersebut sangat meresahkan pengguna jalan. Karena para pengguna jalan yang melintasi daerah itu bisa jatuh dan terluka.

Aheng, seorang pengojek yang berdomilisi di Batu 2, di jumpai Radar Kepri, Jumat (07/06) di depan sebuah mini market, Jl Lorong Banjar mengatakan.”Akibat jalan yang berlubang tersebut, tidak sedikit pengendara motor yang melintasi jalan  Lorong Banjar itu mengalami kecelakaan.”katanya.

Acai, seorang pengojek lainnya yang sering mencari penumpang disepanjang Jl Lorong Banjar dan melintasi ruas jalan itu merasa takut dan resah.”Saya pernah membonceng penumpangnya dan jatuh. Sehingga penumpang saya mengalami luka lecet di tangannya.”katanya.

Acai mengaku heran terhadap Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tanjungpinang.”Kenapa jalan yang sudah rusak parah ini sampai sekarang belum juga di perbaki. Ini-kan dapat membahayakan nyawa pengguna jalan lainnya.”keluh Acai, Jumat (07/06).

Masyarakat berharap Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH turun ke ruas jalan yang rusak berat itu. Sehingga memerintahkan DPU untuk segera memperbaiki jalan yang rusak parah itu. Sebelum korban kembali berjatuhan dan dapat menimbulkan kematian.(chendy)

Ditulis Oleh Pada Sab 08 Jun 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek