| | 276 kali dibaca

Alamak, Karyawan Perusda Natuna 11 Bulan Tak Terima Gaji

Inilah kantor Perusda Natuna yang tidak menggaji karyawannya selama 11 bulan.

Natuna, Radar Kepri- Sungguh menyedihkan karyawan perusahaan daerah (Perusda) Kabupaten Natuna bekerja 11 bulan tidak dibayar gaji.

Hal itu terungkap saat Dewan Natuna memanggil pihak Diretur Perusda, Ilham Kauli,S.Sos, Jum’at (12/05) semalam terkait semerautnya pungutan restribusi di pasar Ranai oleh perusda akhir akhir ini.

Rapat yang berlansung di ruangan panggar DPRD Natuna itu, Pelaksana Tugas (PLT) Dirut Perusda, Ilham Kauli, membenarkan kalau kariawan perusda sudah 11 bulan tidak dibayarkan gajinya lantaran tidak adanya dana Perusda saat ini.

“Benar sudah 11 bulan gaji karyawan tidak dibayar sampai sekarang, dari selum saya masuk ke perusda. Hal itu terjadi sejak perusda tidak ada lagi suntikan dari pemda.”Kata Ilham.

Masih Ilham, Saya masuk ke perusda, perusda sudah dalam keadaan kolet. Sehingga saya berusaha untuk membenahinya, terutama administrasi yang saya nilai dalam keadan semeraut. dan itu sudah berjalan. Lakah awal yang saya lakukan agar perusda tidak bertambah kolet, mengurangi kariawan.”Terang Ilham.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Natuna, Harken, S.Pd.Ek. pada pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna Dra.Hj. Ngesti Yuni Suprapti tersebut mendesak penjelasan pemerintah dalam keseriusanya dalam pengelolaan perusda.

Sementara Hendri alias Jek, anggota komisi III meminta agar perusda dibubarkan saja.

“Kalau keberadaan perusda natuna hanya untuk menyusahkan pemda saja saya kitra lebih baik perusda di bubarkan saja.”Tegas laki laki yang tenar dengan panggilan jek itu.

Masih jek mengatakan, tujuan awal di bentuknya perusda, jelas tertuang di AD ART nya, membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Nah sekarang terbukti perusda tidak dapat memenuhi misinya, malah sebaliknya setiap tahun hanya dapat membantu menghabiskan anggaran APBD. Sekali lagi saya katakan, lebih baik perusda dibubarkan saja.”Tegasnya.

Terkait hal tersebut, beberapa masyarakat Natuna meminta pihak hukum untuk segera menindak lanjuti kasus perusda tersebut hingga tuntas.

“Kalau sudah begitu ceritanya pihak Hukum kami harapkan bisa bertindak tegas mengusut kasus perusda ini. Tidak bisa dibiarkan berdamai begitu saja, sebab pertahun perusda sudah menghabiskan uang negara miliaran rupiah.”Kata Adi, kepada media ini Ranai. (herman)

Ditulis Oleh Pada Sab 13 Mei 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek