' '
| | 1.759 kali dibaca

Aktifis Datangi Kejati Pertanyakan Kasus KM Kharisma

Kasi Penkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar SH MH dan Dody SH, JPU yang menangani kasus KN Kharisma.

Kasi Penkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar SH MH dan Dody SH, JPU yang menangani kasus KN Kharisma.

 

Tanjungpinang, Radar Kepri-Dilepasnya KM Kharisma oleh Kejaksaan Tinggi Kepri dengan dalih pinjam pakai untuk diperbaiki karena kapal mengalami kebocoran terus mendapat sorotan. Kali ini 5 orang aktifis yang tergabung dalam Gerakan Aktifis (Grafis), dipimpin Beni mendatangi Kejati Kepri, Kamis (23/06).

Lima aktifis dari dari beberapa ormas ini menjumpai Kasi Penkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar SH MH dan Dody SH, JPU yang menangani perkara ini.”Mereka dari gerakan aktifis Kepri menanyakan dilepasnya KM Kharisma yang ditangkap Lantamal IV Tanjungpinang. Kita terangkan kapal itu mengalami kebocoran dan harus diperbaiki.”kata Dody tanpa menjelaskan jaminan apa yang diberikan pemilik kapal dan dimana dok tempat diperbaiki.

Sedangka Kasi Penkum, Wiwin Iskandar SH MH menerangkan, berkas yang masuk ke Kejati hanya tentang pelanggaran UU Pelayaran.”Tidak kasus tindak pidana penyeludupanya, mungkin belum dilimpahkan BC.”kata Wiwin.

Terkait informasi kapal KM Kharisma itu kembali menyeludupkan ratusan dus miras dan bongkar muatan tadi malam di kawasan Rimba Jaya, Gudang Minyak, Wiwin mengatakan.”Wah…saya tahu, nanti saya cek.”ucapnya.

Sumber radarkepri.com dilapangan membenarkan adanya KM Kharisma bongkar ratusan ┬ákardus mikol di pelabuhan tikus Rimba Jaya.”Iya bang, malam tadi kapalnya bongkar di Rimba Jaya. Heran juga, saya baca di koran kapal itu ditangkap TNI-AL, tapi kok bebas lagi menyeludup. Kok tak ditenggelamkan seperti kapal penjarah ikan.”sebut warga Gudang Minyak yang melihat aktifitas bongkar muatan itu.

Warga yang meminta namanya tidak ditulis itu menambahkan.”Ini kali kedua KM Kharisma itu bongkar muatan disitu bang. Saya kira masalahnya sudah selesai, ternyata belum ya bang ?”.tanya sumber.

Hingga berita ini dimuat, radarkepri.com belum berhasil menjumpai pihak berwenang di BC Tanjungpinang guna konfirmasi dan klarifikasi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 23 Jun 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda