''
| | 2.070 kali dibaca

AKP Desta Analis : Saya Tidak Ada Niat Main-Main Berantas Narkoba

Terdakwa AKP Desta Analis SH saat membacakan pembelaan, Selasa (12/03).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Desta Analis menjual narkoba hasil tangkapanya semata-mata untuk membayar informen, bukan untuk memperkaya diri sendiri. Selama menjabat, dirinya telah mengungkap 32 kasus penyalahgunaan narkoba.

Hal ini disampaikan AKP Desta Analis saat menyampaikan pembelaanya di pengadilan negeri Tanjungpinang, Selasa (12/03) sore..”Bahkan saat baru dua hari menjabat, saya memakai uang sewa rumahnya untuk membayar informen.”ucapnya.

Menurut AKP Desta Analis.”Saya tidak ada niat bermain-main memberantas narkoba di Bintan.”ujarnya.

Atas kasus yang membuat dirinya dan 5 anggotanya.”Anak saya sampai drop mentalnya.”katanya dengan suara terbata-bata.

Bahkan, saat menyerahkan nota pembelaan yang ditulis dan dibacakannya, AKP Desta Analis terlihat menangis.

Usai AKP Desta Analis membacakan pembelaannya, dilanjutkan pembacaan pledoi dari penasehat hukumnya.”Terdakwa didesak oleh informen untuk membayar jasa informasi yang diberikan. Dimana, pengungkapan kasus 16 kilogram sabu-sabu merupakan penangkapan terbesar.”terang Farid Hidayat SH, satu dari tiga pengacara yang mendampingi terdakwa.

Pembacaan pledoi dilanjutkan Nirwansyah SH, prestasi pengungkapan narkoba sejak AKP Desta Analis selama menjabat melebihi target yang diberikan pimpinan.”Selama menjabat Kasat Narkoba, klien kami berhasil mengungkap 20 kasus dari 12 yang ditargetkan pimpjnan.”beber Nirwansyah SH.

Sedangkan untuk analisa yuridis untuk pledoi ini dibacakan Iwan Kesuma Putra SH.”Terdakwa dituntut melanggar pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 UU Narkotika. Terdakwa tidak ada berhububgan langsung dengan barang bukti dan tidak pernah menawarkan,menjual dan memiliki narkoba tersebut.”katanya.

Walaupun terdakwa mengakui perbuatanya.”Kami tidak sepakat dengan beratnya tuntutan jaksa, apalagi dalam hal memberatkan. Karena itu, kami meminta majelis halim mempertimbangkan vonis ringan. Membebaskan terdakwa dengan dakwan primer atau menghukum terdakwa seringan-ringannya.”pungkasnya.

Atas pledoi ini, JPU RD Akmal SH akan mengajukan replik (tangapan atas pledoi,red).”Kita beri waktu hingga pukul 20 00 Wib untuk jaksa membacakan replik.”kata Corpioner SH MH? ketua majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 13 Mar 2018. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek