' '
| | 1.762 kali dibaca

Akibat Masih Bebas Berkeliaran, Ibu Penjual Anak Kandung Itu Gagalkan Pernikahan Puterinya

Janiah, ibu kandung yang diduga tega menjual anak gadisnya masih bebas berkeliaran.

Janiah, ibu kandung yang diduga tega menjual anak gadisnya masih bebas berkeliaran.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Janiah (45), ibu yang diduga menjual, Ev (16) anaknya untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) di café dan tempat hiburan lainnya tak kunjung ditindaklanjuti Polres Tanjungpinang. Akibatnya, ketika sang anak, Ev akan melangsungkan pernikahan dengan pacarnya, A Hao alias Kismis pada Minggu (06/04) Janiah protes, sehingga resepsi pernikahan yang telah mendapat restu dari PN Tanjungpinang tersebut batal digelar.

Jauh sebelum Janiah melaporkan A Hao ke polisi, Ev bersama LSM RSPA dan seorang komisioner KPPAD Kepri telah melaporkan ulah Janiah tersebut. Ironisnya, laporan tersebut tidak ditanggapi seperti ketika Janiah melaporkan A Hao. Polisi malah menganjurkan jalur kekeluargaan.  Mungkin merasa “kebal” hukum dan ada yang “membeking”, kini Janiah berulah lagi dengan membatalkan pernikahan puterinya, Ev dengan A Hao. Janiah berdalih, kuatir puterinya (Ev) ditelantarkan oleh A Hao dengan menuding A Hao pernah bercerai.

Pengakuan Ev kepada media ini, hampir setiap malam dirinya dipaksa mencari uang dengan menemani sejumlah tamu di café dan karoke.”Kalau saya menolak, disiksa, dijambak dan dipukul.”kata Ev sambil memperilihat kepalanya, bekas pukulan dan jambakan ibunya.

Ev mengaku terpaksa lari dari rumah karena tidak tahan dengan siksaan dan tekanan ibunya.”Saya tinggal bersama keluarga A Hao karena ke inginan sendiri, karena sudah tidak mau lagi ikut dengan ibu yang memaksa melayani tamu di café dan karoke.”sebut Ev.

Pihaknya mengaku heran, mengapa dirinya yang melaporkan karena menjadi korban akibat perbuatan ibu tidak ditindaklanjuti polisi.”Saya dipaksa melayani tamu oleh ibu, saya laporkan jauh sebelum A Hao dilaporkan ibu. Tapi mengapa laporan saya tak diproses, kemana lagi saya mengadu pak.”keluhnya.

Selain dipaksa melayani tamu disejumlah café dan karoke, semua uang hasil kerja Ev dirampas ibunya. Ketik Ev hamil, Janiah bersama S, paman Ev malah memaksa agar puterinya itu menggugurkan kandungannya. Saat ini, karena takut dengan ibu, Ev mengaku tinggal bapaknya di Sei Jang.Anehnya, ketika A Hao mau bertanggungjawab dengan menikahi Ev, sang ibu malah melarang dan menghalang-halangi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Ming 06 Apr 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Akibat Masih Bebas Berkeliaran, Ibu Penjual Anak Kandung Itu Gagalkan Pernikahan Puterinya”

  1. semua itu akan terang benderang kalo menurut saya karena yang salah bakal tetap salah,siapa yg main beking2an sama siapa yg main sogok2an tetap akan terungkap juga dan satu hal ni menurut saya bagi yg sudah menerima upeti harus mulai puasa agar tdk terbongkar hahahahaha

Komentar Anda

Radar Kepri Indek