| | 450 kali dibaca

Akhirnya Aset CV Prima di Eksekusi

Petugas juru sita PN Batam saat melaksanakan eksekusi atas aser CV Prima.

Batam, Radar Kepri-Perseteruan Direktur CV Prima Patrik alias Hoifat dengan Tau Kining Komisaris CV Prima mencapai Puncaknya, pasca ditolaknys Permohonan Kasasi yang diajukan Patrik Pengestu oleh makamah Agung tahun 2014 yang lalu.
Tepatnya tanggal 11 Oktober tahun 2017 hari ini Pengadilan Negri Batam melakukan Sita jaminan 11 ruko aset dari CV Prima berada diwilayah Nagoya, antara lain dua Roko dikawasan Certre Poin Nagoya, satu Hotel Prima asia Nagoya dua ribu, dua Roko dikasan nagpya Nawton Tiga Ruko kawasan Penuin, Dua rumah dikawasan Perumahan Penuin.
Hal ini dilakukan oleh Pengadilan Negri sudah sesusi petunjuk Putusan makamah Agung RI, dengan melakukan audit indipenden keuangan terhadap aset -aset PT CV Prima.
Tau kuning sebagai Pemohon Gugatan Perdata terhadap haknya dalam CV Prima merasa sangat bersukur karena Pengadilan telah berada dipihak yang benar telah mengabulkan permohonannya, sesuai yang tersurat didalam akta Notaris bahwa mereka Tau kining alias kining memiliki saham dan keuntung Empat Puluh parsen.” ungkapnya.
Sementara itu Direktur pedusahaan CV Prima Fatrik pangestu alias. Hoifat menilai putusan Makamah agung RI, atas Penyataan ruko miliknya itu keliru. Karena menurutnya bahwa CV prima tidaj ada memiliki aset, bahkan CV Prima itu selama diklolanya Rugi Bang taher kata Fatrik Kepada awak media ini melalui henpon selulernya. (Taherman)

Ditulis Oleh Pada Rab 11 Okt 2017. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda