'
| | 1.704 kali dibaca

Ada Pungli di Jalan Lintas Barat Bintan

Salam tempel yang membuat truk over kapasitas dan membawa barang ilegal bebas melintas di Jalan Lintas Barat, Bintan.

Salam tempel yang membuat truk over kapasitas dan membawa barang ilegal bebas melintas di Jalan Lintas Barat, Bintan, Rabu (06/08).

Bintan, Radar Kepri-Indikasi adanya pungutan liar (pungli) dari aparat penegak hokum sehingga hampir semua barang-barang illegal seludupan lolos dari jerat hokum ternyata bukan hanya isapan jempol belaka. Buktinya, Rabu (06/08) sekitar pukul 14 53 Wib, seorang oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) terlihat menghentikan sebuah truk over kapasitas. Kemudian melepaskan kembali setelah mendapat salam “temple” dari knek truk tersebut.

Hal ini inilah yang diduga membuat truk oper kapasitas, disinyalir membawa barang-barang ilegal berupa barang electronik dan minuman beralcohol serta muatan illegal lainnya bebas masuk dari Batam menuju Tanjungpinang, melaui transportasi laut kapal Roro. Diduga sindikat penyeludup ini sudah diatur dengan rapi, pasalnya setiap melintas di titik tertentu pemilik barang memberikan salam tempel kepada setiap petugas.

Hal ini terlihat ketika awak media ini melintasi Jalan Lintas Barat tepatnya di perempatan Ceruk Ijuk sekitar 50 meter dari Pasar Tani Bintan. Sebuah mobil truck warna kuning dengan plat Nomor Polisi (Nopol) BM 9578 TU dengan muatan over melintasi jalan tersebut. Terlihat berhenti karena di stop oleh seorang petugas Polisi yang diduga anggota Satlantas Bintan. Kemudian, seorang lelaki berbadan tegap, berambut cepak mengenakan kaus putih dan celana pendek, langsung turun dari atas mobil truk dan menghampiri petugas polisi berpakaian dinas lengkap itu. Selang beberapa menit, lelaki yang diduga prmilik barang yang dibawa truk tersebut, bercerita dengan petugas itu dan menyalaminya.

Setelah menyalami petugas tersebut, lalaki yang diduga pemilik barang bawaan truck itu langsung naik ke atas mobil sambil melambaikan tangan penuh akrab. Seorang lelaki paruh baya yang sedang berdiri dilokasi itu, terlihat tersenyum.”Biasalah pak, zaman sekarang ini. Bukan kali ini saja itu pak, hampir setiap hari petugas mangkal disini menyetop kendaraan seperti itu. Biasalah cari uang rokok. Tapi sangat disayangkan, mereka berpakaian dinas.”sesal lelaki itu.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Kam 07 Agu 2014. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda