'
| | 2.274 kali dibaca

ABK Asal Jambi Tewas Diserempet Gerinda

Jenazah Juliadi, warga Jambi yang tewas diserempet mesin gerinda.

Jenazah Juliadi, warga Jambi yang tewas diserempet mesin gerinda.

Lingga, Radar Kepri-Juliadi Anak Buah Kapal (ABK) speed Ummi meninggal dunia diduga akibat kecelakaan kerja, Selasa (27/05) pukul 11.00 Wib di pelabuhan Dabosingkep.

Juliadi yang bekerja di speed bertugas membersihkan lambung kapal yang ada kerang tritip dengan memakai mesin gerinda. Diduga mesin gerinda tersebut terlepas dan menghantam bagian dada korban mengenai leher dan bagian pelipis. Terlita bagian dada korban korban memutih akibat gesekan gerinda listrik tersebut.
Melihat kejadian yang menimpa korban, masyarakat yang kebetulan ada di tempat kejadian perkara memberikan bantuan dengan membawa Juliadi ke rumah sakit Umum Dabosingkep.

Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban meninggal dunia. Saat ini masih berada di  RSUD Dabosingkep guna visum. Rencananya, Rabu (28/05) jenazah korban akan di bawa ke kampung Laut di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Provinsi Jambi. Jenazah Juliadi di bawa kekampung halaman atas permintaan keluarga.
Kapolres Lingga AKBP Puji Santosa melalui Kapolsek Dabosingkep AKP Safrudin membenarkan kejadian tersebut.”korban bernama Juliadi dilahirkan pada 12-7-1987 biasa dipanggil Bombom, beralamat di Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi  Jambi.”terang Kapolsek.
Pemilik spead boad Ummi Transport adalah Abdul Rachim (44) asal Kampung Laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur.”Merupakan alat transportasi di pelabuhan Dabosingkep. Penyebab diduga alat gerinda listrik tersebut terlepas dari tangan korban dan mengenai bagian dada memar, goresan di leher sebelah kanan, dan goresan pelipis kanan. Korban meninggal dunia pada saat di perjalanan menuju ke RSUD Dabo singkep.”papa Kapolsek.
Tindakan yang telah dilakukan penyidik Polsek Singkep, mendatangi RSUD Dabosingkep untuk mengecek keadaan korban dan mendatangi TKP dilanjutkan Membuat skets TKP kemudian memeriksa saksi pemilik spead boad dan saksi lainnya.(muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Sel 27 Mei 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek