' '
| | 3.242 kali dibaca

Abun Berikan Keterangan di PN Tanjungpinang

Yakbun alias Abun memberi keterangan di PN Tanjungpinang.

Yakbun alias Abun memberi keterangan di PN Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Persidangan dugssn tindak pidana penggelapan dan penipuan dengan terdakawa Ir Roedianto Tri Nugroho Yani (51), hari ini, Selasa (15/03) memasuki tahap pemeriksaan saksi. Sebanyak 4 orang saksi dihadirkan JPU Zaldi Akri SH, termasuk pelapor atau saksi korban, Yakbun alias Abun.

Lima saksi yang dihadirkan itu adalah, Yakbun alias Abun,Said Sagraf, Ir Dwi Wahyono dan Muhamad Hanafiah. Sebelum memberikan keterangan, ke 4 saksi disumpah sesuai dengan agama masing-masing dan di ingatkan agar memberikan keterangan yang diketahui dan dialami.”Berikan keterangan dengan benar sesuai dengan yang saksi ketahui dan alami.”ingat hakim.

Saksi pertama yang didengarka keterangannya adalah Yakbun alias Abun, menurut Abun, pihaknya telah melakukan kewajiban sebagai pembeli namun sampai perkara diajukan ke pengadilan, faktur pembelian tak diserahkan.”Akibatnya, pengurusan STNK dan BPKB tidak bisa diterbitkan.”ucapnya.

Menurut Abun, dirinya bahkan sampai ke Jakarta untuk menjemput faktur pembelian.”Tapi menurut Pak Roedyanto uang itu terpakai. Yang baru dibayar DP (uang muka,red) saja, karena itu faktur tak bisa keluar. Belakangan ini, baru diakui pak Roedyanto terpakai untuk usaha.”terang Abun.

Akibatnya, masih kata Abun, dirinya ditaguh dan terus dikejar oleh pihak Samsat Kabupaten Bintan. Secara materi, Abun mengaku tidsk dirugikan, namun secara kepercayaan merasa dirugikan.

Saksi Ir Dwi Wahyno dari pemkab Bintan mengaku heran dengan tidak terbitnya faktur pembelian.”Saya juga baru tahu kalau faktur itu tak dikirim.”terangnya.

Terhadap keterangan saksi tersebut, terdakwa Roedianto membenarkan dan persidangan dilanjutkan Senin (14/03) dengan agenda mendengarkan keterangan dua orang saksi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 15 Mar 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek