' '
| | 1.041 kali dibaca

⁠⁠⁠Warga Gudang Minyak Minta Tower Tak Miliki IMB Dirobohkan

Masyarakat Gudang Minyak yang meminta tower tak berizin dirobohkan.

Masyarakat Gudang Minyak yang meminta tower tak berizin dirobohkan.

Tanjungpinang, Radar Kepri – Berdirinya tower penguat signal (MCF) di Jalan Gudang Minyak, RT 01/RW 01, Kelurahan Tanjung Unggat yang tidak memiliki IMB dan persetujuan warga menjadi bola liar.

Sebanyak 25 warga yang membuat penyataan menolak keberadaan tower tersebut meminta pihak berwenang, dalam hal ini Pemko Tanjungpinang, khususnya Wali Kota Tanjungpinang agar tower tersebut di robohkan.

Nano, Baharuddin dan Joni mewakili warga yang menolak keberadaan tower tersebut menilai azas mampaat keberadaan tower itu tidak ada gunanya bagi warga Gudang Minyak yang berada di RT 01.

Yang ada sejak tower itu berdiri malah menimbulkan perpecahan dan tidak saling tegur sapa diantara warga yang menolak dan mendukung tower itu berdiri. Lebih lanjut Nano mengatakan mereka sudah mengirim surat menolak berdirinya tower tersebut yang ditandatangani sebanyak 25 orang warga Gudang Minyak RT 01. Surat penolakan itu dikirim ke Walikota Tanjungpinang pada tanggal 14 November 2016, dan di tembusan ke Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Kepala BP2T, Kakan Satpol PP, Camat Bukit Bestari, Lurah Tanjung Unggat, Manajer Telkomsel dan Penanggungjawab tower di Gudang Minyak.

Walau surat penolakan tersebut sudah dikirim, Nano mengatakan hingga saat ini belum ada respon dari instansi terkait. Lebih lanjut Nano mengatakan yang mengherankan beberapa hari setelah surat penolakan dari warga dikirim, surat tersebut dikirim kembali ke warga Gudang Minyak yang mendukung berdirinya tower tersebut. “Saat itu dia sms saya, katanya nama-nama warga yang menolak berdirinya tower saya sudah tahu. Dia mengaku surat itu diberikan orang Kelurahan Tanjung Unggat,” ujar Nano menirukan isi sms warga yang mendukung berdirinya tower.

Nano menduga ada orang Kelurahan yang memberitahu dan menyerahkan surat penolakan warga yang menolak berdirinya tower tersebut. “Sampai atau tidak sampai surat tersebut, kami sudah bertekad bersama warga yang menolak agar tower tersebut dirobohkan,” ujar Nano diamini Baharudin dan Joni.

Untuk menanyakan respon dari surat warga Gudang Minyak RT 01 minta Tower Telkomsel itu di robohkan, warga mendatangi Kantor Kelurahan Tanjung Unggat, Senin (21/11/16) untuk melakukan audensi dengan Lurah, tapi saat itu Lurah tidak ada ditempat. Salah seorang staf Kelurahan Tanjung Unggat, Jamal mengatakan kalau Lurah sedang ada acara di Hotel CK. Sedangkan Seklur ada kegiatan di Kaca Puri. (wok)

Ditulis Oleh Pada Sen 21 Nov 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek